Menteri PUPR pastikan bangun Jembatan Batam-Bintan

id DED,jembatan,batam-bintan,menteri ,PUPR,basuki hadimuljono

Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kanan) bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Antaranews Kepri/Nurjali)

Bapak Basuki menyampaikan, soal mengalirkannya melalui Jembatan Batam Bintan, juga akan lihat ke depannya seperti apa
Tanjungpinang (Antaranews Kepri)- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan akan membangun Jembatan Batam-Bintan.

“Kita sudah sepakat akan dibangun. Ini perjuangannya Pak Gubernur,” kata Basuki usai membuka seminar nasional Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan, di Hotel Aston Batam, Rabu (25/10) malam.

Menurut Basuki, dirinya baru mengambil rincian desain teknis atau "Detail Engineering Design" (DED) Jembatan Babin terbaru yang disiapkan Pemprov Kepri. Dari disain itu, kajiannya juga segera dilakukan. 

"Apalagi dari disain itu, ada hitungan pembiayaan yang cukup besar," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun menuturkan DED yang baru memang terlihat penurunan pembiayaan yang cukup besar. Dari pembiayaan yang awalnya sebesar Rp7 triliun, kini menjadi Rp3,4 triliun.

“Dengan DED yang baru, semakin memanfaatkan teknologi, biayanya jadi turun drastis,” kata Nurdin, Kamis (25/10).

Nurdin turut menegaskan, kemungkinan Kementerian PUPR membangun jembatan Babin sangat besar. Karena secara kebijakan, kata Nurdin, Menteri Basuki sudah sangat setuju.

Menurut Nurdin, DED itu sebenarnya sudah ditunggu Kementerian PUPR sejak sebulan yang lalu. Terutama setelah dirinya bertemu dengan Dirjen Bina Marga dan Dirjen Cipta Karya di Jakarta.

Waktu itu, kata Nurdin, mereka banyak diskusi aspek manfaat. Dari perbincangan itu, terangkum aspek manfaat yang cukup besar. Salah satunya, jalur suplai air dari waduk Busung ke Pulau Batam dan kemungkinan Singapura melalui Jembatan Batam-Bintan juga akan lebih efisien.

“Bapak Basuki menyampaikan, soal mengalirkannya melalui Jembatan Batam Bintan, juga akan lihat ke depannya seperti apa,” sambungnya.

Dengan kepastian pembangunan Jembatan Babin oleh pemerintah pusat. Nurdin menyatakan, kemungkinan penawaran untuk investor tidak ada lagi. 

“Kalau ditawarkan ke investor, nanti rakyat terbebani. Karena perjanjian kontraknya akan cukup panjang. Kalau pemerintah yang bangun biayanya jauh lebih murah, tidak mengejar profit. Semuanya untuk melayani masyarakat,” tambahnya.

Ketua DPW Nasdem Provinsi Kepri ini turut mengungkapkan, Jembatan Batam Bintan akan menggerakkan roda ekonomi secara nasional. 

"Pembangunan itu pun bukan hanya aspek ekonomi, tapi semakin memperkuat martabat bangsa," tutup Nurdin.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar