Kapolres Karimun kawal langsung aksi 211

id aksi 211,bela tauhid,karimun,kapolres,hengky pramudya

Aksi bela tauhid di Coastal Area Tanjung Balai Karimun. (Antaranews Kepri/Rusdianto)

Karimun (Antaranews Kepri) - Kepala Kepolisian Resor Karimun AKBP Hengky Pramudya bersama seluruh perwira turun langsung mengawal aksi bela tauhid 211 di Coastal Area, Tanjung Balai Karimun, Jumat.

"Saya dan semua perwira turun langsung. Jumlah personel yang dikerahkan sebanyak 141 orang, kami `all out` mengamankan kegiatan ini," katanya usai kegiatan tersebut.

Hengky Pramudya mengatakan bahwa pihaknya memberikan pengamanan secara ketat agar aksi yang juga disebut aksi 211 itu berjalan dengan baik, aman, dan lancar.

"Alhamdulillah, para peserta (aksi) sangat luar biasa, sangat menghormati dan menghargai betapa pentingnya persatuan dan kesatuan, NKRI harga mati," katanya.

Berdasarkan laporan massa yang mengikuti aksi tersebut berjumlah sekitar 200 orang.

Sebelum mengadakan aksi di Coastal Area, massa menggelar salat Jumat di Masjid Agung Karimun, dilanjutkan berkonvoi ke lokasi kegiatan, dan ditutup dengan salat Asar berjamaah di Masjid Baiturrahman, Tanjung Balai Karimun.

Semula, kata dia, massa berniat ingin menggelar konvoi keliling. Namun, dibatalkan setelah pihaknya memberikan pengertian dengan mempertimbangkan kelancaran kegiatan dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

"Saya menilai apa yang mereka sampaikan bukan orasi, melainkan tausiah yang memberikan semangat dan nasihat tentang keagamaan. Karena yang melaksanakan ada Ustaz Sinambela, imam Masjid Agung, dan salah satu dari mereka adalah dai kamtibmas yang mewakili kami di Mabes Polri," katanya.

Kendati demikian, Kapolres tetap mengimbau peserta aksi maupun semua pihak agar selalu menjaga hubungan antarumat beragama.

Ia juga mengajak semua pihak agar bijaksana menyikapi berita-berita yang tidak jelas sumbernya atau hoaks yang bisa merusak situasi kamtibmas.

"Kalau ada informasi atau berita, sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu kebenaran agar tidak terprovokasi. Intinya mari sama-sama kita jaga persatuan dan kesatuan," katanya.

Sementara itu, koordinator aksi Ahmad Basyid Lubis mengatakan bahwa aksi bela tauhid tersebut merupakan inisiatif masyarakat yang digelar usai salat Jumat di Masjid Agung Karimun.

"Tujuan aksi ini agar masyarakat Karimun makin kuat, hebat, dan bersemangat dalam membela agama. Aksi ini bukan orasi, melainkan tausiah yang disampaikan para ustaz dan orang tua kita," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan reaksi atas insiden pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut belum lama ini.

"Isi dari tausiah yang tadi disampaikan untuk meminta keadilan kepada pemerintah, tindak dengan setegas-tegasnya oknum yang telah membakar bendera kalimat tauhid. Tidak lain dari itu. Sesuai dengan hukum negara kita, keadilan ditegakkan setegak-tegaknya," tuturnya.

Berdasarkan pantauan, aksi bela tauhid di Coastal Area dikawal ketat aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Massa yang mengusung bendera bertuliskan kalimat tauhid membubarkan diri dan bergerak menuju Masjid Baiturrahman untuk menggelar salat Asar berjamaah.

Massa juga bersama Kapolres Karimun dan sejumlah perwira juga menggelar salat Gaib untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah dan korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang baru-baru ini.
Pewarta :
Editor: Kabiro kepri
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar