37 pesepada Jambi jelajahi jalan di pulau Singkep

id Agenda kami disini selama satu hari, besok kita kembali lagi

Para peserta saat berada di salah satu pantai di Singkep pesisir Kabupaten Lingga (Nurjali)

Agenda kami disini selama satu hari, besok kita kembali lagi
Lingga (Antaranews kepri) - Sebanyak tiga puluh tujuh orang pesepeda asal Tanjungjabung barat Provinsi Jambi menjelajahi, medan jalan-jalan di pulau Singkep dalam rangka kunjungan wisata yang berlangsung pada Senin (24/12) dengan membawa rombongan kurang lebih 45 orang sambil berwisata di Pulau Singkep untuk mengisi libur akhir tahun 2018.

"Kami rombongan 45 orang, tapi yang gowes ada 37 orang, semuanya dari Kabupaten Tanjab Barat Jambi bekerjasama dengan ISSI Kabupaten Lingga," kata ketua rombongan tim sepeda tersebut Muhammad Sidin kepada Antara, Selasa.

Alam pulau Singkep Kabupaten Lingga begitu indah menurutnya, dengan dikelilingi banyak laut dan hutan-hutan yang masih asli. Para rombongan sangat terkagum-kagum setiap melewati jalan-jalan sambil mengayuh sepeda di pesisir pantai pulau Singkep. Apalagi di Tanjung jabung barat Provinsi Jambi sendiri menurutnya sangat sulit untuk mencari lokasi-lokasi pantai.

Para peserta cukup antusias melalui beberapa rute yang telah disiapkan oleh Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Kabupaten Lingga, dan beristirahat di salah satu tempat wisata pantai di Pulau Singkep. Para peserta dari Tanjung jabung barat ini, menuju ke pulau Singkep Kabupaten Lingga dengan melalui pelabuhan roro Jagoh Dabosingkep dengan menggunakan kapal roro.

"Agenda kami disini selama satu hari, besok kita kembali lagi," sebutnya.

Sementara itu salah satu pengurus KONI Kabupaten Lingga dan juga pengurus ISSI Kabupaten Lingga, yang menjamu para tamu dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi Ruslan Herawady mengatakan, agenda yang dilakukan oleh tim ISSI dari Tanjung Jabung Barat dengan menjadikan pulau Singkep sebagai tempat untuk berwisata sangat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Lingga.

"Mereka datang kemari dengan biaya sendiri, dan menginap di hotel serta menyantap kuliner dan ikut mempromosikan wilayah ini, jadi dampaknya sangat positif," sebutnya.

Kedepan Ruslan berharap cabang-cabang olahraga di Kabupaten Lingga lainnya juga dapat memberikan kontribusi, dengan mengadakan latihan-latihan bersama atau event-event antar provinsi atau kabupaten/kota di Kabupaten Lingga. Sehingga tidak hanya berhenti di POPDA yang pernah dilakukan, karena dampaknya tidak hanya pada pengalaman atlit-atlit namun lebih dari itu akan berdampak pada pendapatan daerah.

"Sinergitas Even olahraga juga dapat andil dalam mempromosikan wisata, dan memberikan omset masuk bagi daerah selain juga dapat menambah pengalaman bagi atlit-atlit kita di cabor-cabor tertentu," sebutnya. (Antara)
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar