Kepolisian kawal ketat pemindahan 24 tahanan Rutan Karimun

id Tahanan rutan karimun

24 tahanan dalam kapal MV Dumai Ekspress berangkat ke Batam, Kamis (9/5). (Antaranews Kepri/istimewa

Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Sebanyak 24 tahanan Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Batam dengan dikawal ketat personel Kepolisian Sektor Tanjung Balai Karimun, Kamis.

Tahanan sebanyak itu terdiri atas 20 laki-laki dan empat perempuan. Mereka dipindahkan ke Lapas Batam karena Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun overkapasitas.

"Puluhan polisi dan sipir mengawal ketat pergeseran tahanan. Namun yang mengantar sampai Batam hanya 4 polisi dan 5 sipir saja," kata Kapolsek Tanjung Balai Karimun AKP Budi Hartono.

Pengawalan ketat dimulai dari pergeseran para tahanan dari Rutan menuju Mapolsek Tanjung Balai Karimun hingga naik kapal MV Dumai Ekspress.

"Para tahanan naik lebih dulu ke kapal, baru para penumpang," kata dia.

Setibanya di Batam, kata dia, para tahanan turun belakangan setelah seluruh penumpang turun dari kapal.

"Kita memberikan pengawalan ketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi sampai melarikan diri," katanya.

Sebelumnya, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun Eri Erawan membenarkan jumlah tahanan melebihi kapasitas.

Eri Erawan mengatakan jumlah narapidana dan tahanan hingga awal Mei berjumlah sebanyak 391 orang, sementara kapasitas Rutan hanya bisa menampung sebanyak 269 orang.

"Untuk meningkatkan kapasitas, salah sati cara meningkatkan status rutan menjadi lapas. Kami butuh dukungan pemerintah daerah untuk menaikkan status itu," katanya.
Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar