Pemkot puji film Ramlie Oii Ramlie

id Ramlie oii ramlie, ramli oi ramli, film batam, kinema studio, film p ramli, film p ramlie, p ramlie

Pemkot puji film Ramlie Oii Ramlie

Ilustrasi - Film Ramlie Oii Ramlie tayang di bioskop Batam pada 30 Juni 2019

Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau memuji film Ramlie Oii Ramlie garapan sineas muda daerah, Pajri, yang mulai Minggu (30/6) tayang di bioskop setempat.

"Ramlie Oii Ramlie mengangkat budaya Melayu, yang mengingatkan kita kembali pada P. Ramli," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata di Batam, Jumat.

Meski digarap secara sederhana, kata dia, film itu menyajikan tayangan yang menarik dan menghibur.

Ia menyebut kehadiran film Ramlie Oii Ramlie menandakan bahwa Batam memiliki potensi industri perfilman yang bagus.

Sebelum film bergenre komedi itu, kata dia, juga sudah terdapat banyak film garapan anak Batam lainnya, satu di antaranya Hantu Sei Ladi yang bergenre horor.

"Batam juga punya Kinema Studio yang sudah menembus pasar internasional," kata dia.

Pemerintah akan mencoba menjadi mediator agar pelaku perfilman indie dapat berhubungan dengan pelaku perfilman di Kinema Studio

"Bisa saja Kinema memberikan pelatihan, tapi itu nanti," kata dia.

Film Ramlie Oii Ramlie yang digarap seniman dan pegiat komunitas film di Kota Batam, Zettamind Studios, mengajak penonton untuk nostalgia dengan bintang film kenamaan P. Ramlie.

"Orang yang rindu dengan P. Ramlie, film ini bisa mengobati kerinduan dengan sosok P. Ramlie," kata Sutradara Ramlie Oii Ramlie, Pajri.

Film itu mengangkat budaya Melayu yang dikemas sesuai dengan perkembangan zaman modern di Batam.

Sosok utama dalam film, bukanlah P. Ramlie yang tenar pada era 50-an itu, akan tetapi anak kecil yang memiliki kelakuan layaknya sosok P. Ramlie yang tersohor dalam film-film.

Polah Ramlie selanjutnya dikemas dalam alur film yang lucu, penuh dengan komedi.

Tontonan itu tidak sekadar menyuguhkan humor segar, namun juga penuh dengan nilai-nilai budaya Melayu yang kental, yang mengajarkan kebaikan.

Film itu juga diisi dengan banyak lagu, tari, dan pantun khas Melayu.

Pewarta :
Editor: Rusdianto Syafruddin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar