Sabuk Nusantara 83 tunda sandar di Tambelan

id sanus, tambelan

Sabuk Nusantara 83 tunda sandar di Tambelan

KM Sabuk Nusantara 80 tampak sedang memasuki Pulau Tambelan, Kabupaten Bintan dalam posisi siap sandar. Selain Sabuk Nusantara 80, Sabuk Nusantara 83, dan 48 juga memiliki trayek di Tambelan. Antara/saudmckashmir

Tambelan (ANTARA) - KM Sabuk Nusantara 83 menunda sandar di pelabuhan Tambelan, Kabupaten Bintan (6/12) disebabkan kondisi cuaca buruk.

"Saat ini kapal tersebut masih sandar di Selat Lampa, Natuna, karena tidak diberi izin berangkat sebab kondisi gelombang tinggi oleh syahbadar di sana," kata petugas Syahbandar Tambelan, Julpandi, Sabtu.

Menurut dia, belum ada kepastian kapan kapal milik Pelni tersebut akan singgah ke Tambelan berdasarkan trayek yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

Tidak hanya KM Sabuk Nusantara 83, sejumlah kapal kayu dari Tambelan juga tidak dizinkan syabandar untuk berlayar ke Tanjungpinang atau pun Kalimantan Barat.

"Ini dilakukan karena kondisi cuaca buruk dan demi keselamatan pelayaran," tegasnya.

Tambah Julpandi, sebelumnya ada laka laut di Pulau Pengibu perairan Tambelan yang disebabkan kondisi cuaca buruk. Laka luat yang terjadi merupakan kapal yang bermuatan bibit sawit dari Kalimantan menuju Dumai.

"Memang tidak sampai memakan korban, karena semua mengenakan life jacket, itu yang kami khawatirkan dari pelayaran Tambelan," ujarnya
Pewarta :
Editor: Evi Ratnawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar