Nelayan Natuna waspada gelombang capai lima meter

id Nelayan waspada cuaca,Nelayan Natuna diminta waspada tinggi gelombang,Nelayan Natuna diminta waspadai gelombang lima met

Nelayan Natuna waspada gelombang capai lima meter

Nelayan Natuna, Kepri memilih hasil tangkapan ikan. (Ogen)

Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta nelayan waspada saat turun melaut karena tinggi gelombang di perairan itu mencapai tiga hingga lima meter dalam sepekan terakhir.

"Kondisi cuaca sudah mulai masuk musim utara. Nelayan patut berhati-hati, apalagi yang melaut menggunakan kapal berkapasitas 5 GT ke bawah," kata Kepala Seksi Kedaruratan Logistik Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna Elkadar, Rabu (25/11).

Elkadar menyarankan nelayan melaut di antara pulau-pulau terdekat dan berkelompok untuk mengantisipasi apabila terjadi kecelakaan laut akibat gelombang tinggi.

Kemudian membawa life jacket, alat komunikasi, serta peralatan makan-minum dan BBM yang cukup.

"Kami sarankan tidak melaut terlalu jauh dari garis pantai, agar mudah dipantau petugas terkait," ujarnya.

Selain itu, pihaknya turut mengimbau masyarakat di daerah pesisir mewaspadai hantaman gelombang tinggi dapat memicu kerusakan rumah. Apalagi sebagian dari warga ada yang membangun rumah di atas laut.

Gelombang tinggi, kata dia, menyebabkan air laut pasang besar, bahkan hampir masuk ke dalam rumah warga.

"Jarak antara air laut dan rumah warga hanya sekitar 15 centimeter saja. Jadi harus tetap waspada," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Nelayan Ranai Herman menyampaikan sebagian nelayan mulai memilih tidak melaut karena faktor gelombang tinggi disertai curah hujan lebat mulai menyelimuti Natuna.

Mereka yang tidak turun melaut kala cuaca esktrem, kata dia, buat sementara waktu beralih profesi menjadi petani demi menafkahi keluarga.

"Nelayan Natuna ini ada dua pekerjaan. Kalau tidak melaut, rata-rata berkebun," demikian Herman.

Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar