Danlanud RSA tinjau bandara peninggalan Jepang di Subi

id Natuna, bandara subi, bandara peninggalan jepang, pulau Subi, Danlanud Raden Sadjad, bandara lama

Danlanud RSA tinjau bandara peninggalan Jepang di Subi

Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad (RSA) Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, bersama Bupati Natuna, Hamid Rizal dan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Natuna meninjau aset landasan TNI AU peninggalan Jepang yang berada di Pulau Subi, Desa Terayak Kecamatan Subi Kecil, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau,  Jumat. (HO- Antara Kepri/ Cherman)

Natuna (ANTARA) - Komandan Lanud (Danlanud) Raden Sadjad (RSA) Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, beserta rombongan dari Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Natuna, meninjau salah satu aset landasan TNI Angkata Udara (AU) peninggalan Jepang yang berada di Pulau Subi, Desa Terayak Kecamatan Subi Kecil, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

"Tujuan kami kesini ingin melihat langsung bandara peninggalan Jepang dan sekaligus memperkenalkan TNI Angkatan Udara kepada adik-adik dari SMA Pulau Subi," kata Danlanud Kolonel Pnb Dedy I. S. Salam, saat melakukan pertemuan bersama masyarakat Subi di gedung pertemuan masyarakat Kecamatan Subi.

Dalam pertemuan tersebut dirinya juga mengajak, para pelajar Pulau Subi untuk bergabung menjadi personel Angkatan Udara seperti salah satu putra asal Subi yang lebih dahulu telah bergabung bersama TNI AU.

Danlanud juga menyampaikan bahwa bekas landasan Jepang tersebut kedepan, akan diproyeksikan menjadi pangakalan udara yang bisa didarati oleh pesawat.

“Oleh karena itu harus ada pengawakan dari Lanud tersebut dan nantinya kami buatkan Detasemen Angkatan Udara yang berpusat dari Lanud Raden Sadjad di Natuna,” ungkapnya.

Sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Perang Nomor 023/P/KSAP/50 tanggal 25 Mei 1950 yang menyatakan bahwa seluruh landasan baik peninggalan Jepang maupun Belanda secara nyata menjadi perawatan kementerian pertahanan dan TNI AU dijadikan sebagai pengelola landasan tersebut.

Menanggapi hal tersebut Bupati Natuna Hamid Rizal dalam sambutannya mengatakan, jika nanti bandara dibangun di Pulau Subi pihaknya akan melakukan musyawarah secara detail bangaimana baiknya, sehingga masyarakat tidak dirugikan dan masyarakat mendapatkan fasilitas untuk menggunakan fasilitas penerbangan.

“Pihak TNI AU juga ingin anak-anak di Pulau Subi ini menjadi anggota TNI AU dan kedepan disini ada pangakalan udara kecil yang mengawaki anak-anak dari kita, jadi ada prioritas dari anak-anak daerah Pulau Subi untuk menjadi TNI AU apakah menjadi Perwira, Bintara atau Tamtama,” jelasnya.

Kedepan Pulau Subi juga diharapkan berkembang sehingga masyarakat mendapatkan manfaatnya, pemerintah juga akan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk pertumbuhan pembagunan daerah tersebut.

Pengecekan landasan tersebut merupakan upaya lanjutan program sertifikasi dan pengamanan aset tanah TNI AU yang berada di bawah tanggung jawab Pangkalan TNI AU Raden Sadjad Ranai- Natuna.

Dasar penguasaan Aset TNI AU tersebut sesuai dengan Surat Keputusan  Kepala Staf Angkatan Perang Nomor 023/P/KSAP/50 tanggal 25 Mei  1950,  Peta Bidang Tanah kantor pertanahan Kabupaten Natuna Nomor 20 tanggal 22 April 2013 dengan tanah seluas 241.673 meter persegi, serta sebagian dari tanah tersebut sudah bersertifikat dengan luasan 144.396 meter persegi.  

Peninjauan oleh Danlanud tersebut didampingi langsung Bupati Natuna Hamid Rizal, Kadislog Lanud RSA Letkol Kal Andri Winarko, Kepala RSAU dr. Yuniati Wisma Karyani Lanud RSA Mayor Kes dr. A. Ratno Wahyudono, Kasi BMN Dislog Lanud RSA Mayor Lek Dedi Rusnandar, Ps. Kepala Hukum Lanud RSA Lettu Sus Elfan Oktaviandri, Ps. Kasubsi BTB Lanud RSA Letda Sus Joko Rakhmatulah.

Kemudian Ps. Kasubsiopslat Letda Kes Asmi Purwadi, Ps. Kaurpusrah Pen Lanud RSA Letda Sus Rudy Suryadi dan anggota Lanud RSA, Camat Subi Awang Natuna Saputra, S. STP., M.A.P., Sekcam Subi Abdul Kadir Zailani, Pos TNI AL (Posal) Subi, Letda Laut (P) Darwin Sitorus, A.Md, Polsubsektor Subi Iptu Jasrul, Babinsa Subi Serda Pakpahan, Kades Subi Besar Bapak Pero, Kades Meliah Selatan Bapak Ajudin, Pj. Kades Subi Abdulah, Tokoh Masyarakat Subi Bapak Suherman serta masyarakat Kecamatan Subi Lainnya.
Pewarta :
Editor: Nurjali
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar