KPU evaluasi pendidikan pemilih
Rabu, 18 Agustus 2021 22:39 WIB
Anggota KPU Batam William Seipattiratu. (ANTARA/Naim)
Batam (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau mengevaluasi tata cara pendidikan pemilih pada Pemilu 2019 dan Pemilihan Kepala Daerah 2020 demi meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2024.
"Kami mengevaluasi Pemilu 2019 dan Pilkada 2020, apa saja yang perlu diperbaiki, terutama terkait pendidikan pemilih kepada masyarakat, " kata anggota KPU Batam William Seipattiratu di Batam, Rabu.
Pihaknya masih mengevaluasi apa saja yang mesti dilanjutkan dan dihentikan dari cara pendidikan pemilih yang dilaksanakan pada Pemilu sebelumnya.
Ia menyampaikan satu indikator keberhasilan pelaksanaan Pemilu adalah tingkat partisipasi pemilih, karena pendidikan pemilih perlu dilakukan dengan efektif.
Menurut dia, tingkat partisipasi pemilih di daerah setempat meningkat dalam beberapa Pemilu terakhir.
"Ini menunjukkan lembaga kepemiluan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Termasuk kinerja pemerintah, makanya masyarakat peduli dan mau berpartisipasi ikuti pemilu," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan KPU tetap mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024, sesuai dengan amanat UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan UU no. 10 tahun 2012 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
"Jadi masyarakat jangan terjebak pemberitaan bahwa Pemilu pada 2027," kata anggota William.
Ia mengatakan KPU RI bersama DPR RI dan pemerintah menyiapkan berbagai hal terkait tahapan dan pelaksanaan Pemilu.
Begitu pula di Batam. Selain mengevaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya, pihaknya juga memutakhirkan data pemilih dengan berbagai pihak.
"Kami mengevaluasi Pemilu 2019 dan Pilkada 2020, apa saja yang perlu diperbaiki, terutama terkait pendidikan pemilih kepada masyarakat, " kata anggota KPU Batam William Seipattiratu di Batam, Rabu.
Pihaknya masih mengevaluasi apa saja yang mesti dilanjutkan dan dihentikan dari cara pendidikan pemilih yang dilaksanakan pada Pemilu sebelumnya.
Ia menyampaikan satu indikator keberhasilan pelaksanaan Pemilu adalah tingkat partisipasi pemilih, karena pendidikan pemilih perlu dilakukan dengan efektif.
Menurut dia, tingkat partisipasi pemilih di daerah setempat meningkat dalam beberapa Pemilu terakhir.
"Ini menunjukkan lembaga kepemiluan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Termasuk kinerja pemerintah, makanya masyarakat peduli dan mau berpartisipasi ikuti pemilu," kata dia.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan KPU tetap mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024, sesuai dengan amanat UU No. 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan UU no. 10 tahun 2012 tentang Pemilihan Kepala Daerah.
"Jadi masyarakat jangan terjebak pemberitaan bahwa Pemilu pada 2027," kata anggota William.
Ia mengatakan KPU RI bersama DPR RI dan pemerintah menyiapkan berbagai hal terkait tahapan dan pelaksanaan Pemilu.
Begitu pula di Batam. Selain mengevaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya, pihaknya juga memutakhirkan data pemilih dengan berbagai pihak.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Tanjungpinang evaluasi penurunan partisipasi pemilih pada pilkada
25 January 2025 8:00 WIB, 2025
Ombudsman soroti rendahnya partisipasi pemilih pada Pilkada Kepri 2024
12 December 2024 9:50 WIB, 2024
KPU Kepri evaluasi penurunan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024
09 December 2024 13:46 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB