Menpora ingatkan jangan ada mutasi atlet untuk PON
Senin, 12 September 2022 20:00 WIB
Arsip - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali melayani wawancara di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/8/2022). (ANTARA/Gilang Galiartha)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengingatkan agar jangan ada mutasi atlet untuk kepentingan jangka pendek menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Aceh-Sumatra Utara. Hal tersebut disampaikan Menpora Amali saat membuka Rapat Kerja Nasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tahun 2022 di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Senin.
"Kita kan sudah punya target besar, prestasi tingkat global. Maka pembinaan sangat mutlak, tidak bisa kita mendapatkan prestasi kalau tidak dibina," kata Amali, melalui keterangan tertulis dari KONI, di Jakarta, Senin.
Dalam sambutannya, Menpora memberikan atensi kepada persiapan PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut).
Menpora menginginkan adanya peningkatan dari sisi prestasi maupun pelayanan dari tuan rumah penyelenggaraan PON 2024 di Aceh-Sumut.
Menpora secara lebih tegas berharap peningkatan kualitas pembinaan guna mencapai target pemerintah, dan menghindari cara meningkatkan prestasi tanpa melakukan pembinaan, yakni dengan mutasi atlet.
"Ada kecenderungan pada PON-PON sebelumnya, terutama dari tuan rumah ingin berambisi menang dan medali sebanyak-banyaknya. Kalau dihasilkan dari pembinaan, tidak ada masalah," kata Amali.
"Tapi kalau dihasilkan dengan mengambil atlet yang sudah dibina oleh daerah lain dan untuk kepentingan jangka pendek, itu tidak boleh dan tidak sehat untuk pembinaan kita," tegas Menpora.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menpora: Jangan ada lagi mutasi atlet untuk PON
"Kita kan sudah punya target besar, prestasi tingkat global. Maka pembinaan sangat mutlak, tidak bisa kita mendapatkan prestasi kalau tidak dibina," kata Amali, melalui keterangan tertulis dari KONI, di Jakarta, Senin.
Dalam sambutannya, Menpora memberikan atensi kepada persiapan PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara (Sumut).
Menpora menginginkan adanya peningkatan dari sisi prestasi maupun pelayanan dari tuan rumah penyelenggaraan PON 2024 di Aceh-Sumut.
Menpora secara lebih tegas berharap peningkatan kualitas pembinaan guna mencapai target pemerintah, dan menghindari cara meningkatkan prestasi tanpa melakukan pembinaan, yakni dengan mutasi atlet.
"Ada kecenderungan pada PON-PON sebelumnya, terutama dari tuan rumah ingin berambisi menang dan medali sebanyak-banyaknya. Kalau dihasilkan dari pembinaan, tidak ada masalah," kata Amali.
"Tapi kalau dihasilkan dengan mengambil atlet yang sudah dibina oleh daerah lain dan untuk kepentingan jangka pendek, itu tidak boleh dan tidak sehat untuk pembinaan kita," tegas Menpora.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menpora: Jangan ada lagi mutasi atlet untuk PON
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mensos tegaskan para siswa lulusan Sekolah Rakyat tak boleh ada yang menganggur
29 April 2026 16:43 WIB
Menteri Purbaya sebut RI jalankan "survival mode" hadapi ketidakpastian global
22 April 2026 16:35 WIB
Para menteri luar negeri Arab desak Iran bayar ganti rugi atas penutupan Hormuz
22 April 2026 10:53 WIB
AS sebut perpanjangan izin penjualan minyak Rusia adalah keputusan pragmatis
20 April 2026 12:13 WIB