Dirut RSUD Mataram: waspadai Ispa di musim pancaroba
Selasa, 13 September 2022 15:14 WIB
Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Eka Nurhayati. ANTARA/Nirkomala
Mataram (ANTARA) - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram dr Hj Eka Nurhayati mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penyakit infeksi saluran pernafasan akut (Ispa) di musim pancaroba saat ini.
"Cuaca sekarang tidak bisa ditebak sehingga bisa menimbulkan potensi penyakit Ispa. Seperti, batuk, pilek, dan demam," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan menyikapi potensi penyakit yang muncul ketika pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Apalagi, hampir setiap hari dalam beberapa hari terakhir Kota Mataram diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Terkait dengan itu, pihaknya menyarakan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat, mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kebersihan.
"Intinya, bagaimana masyarakat bisa menerapkan gaya hidup bersih dan sehat," katanya.
Di sisi lain, katanya, informasi dari layanan di IGD RSUD Kota Mataram sejak musim pancaroba, pasien yang masuk rata-rata menderita Ispa. Kalau untuk penyakit lainnya seperti DBD untuk saat ini belum ada.
"Untuk kunjungan pasien setiap hari sekitar 200-an, dan mereka rata-rata terpapar kasus Ispa," katanya.
Sementara untuk kasus diare, kata Eka, biasanya terjadi saat musim kemarau yang dipicu karena kekurangan air bersih.
"Cuaca sekarang tidak bisa ditebak sehingga bisa menimbulkan potensi penyakit Ispa. Seperti, batuk, pilek, dan demam," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Selasa.
Pernyataan itu disampaikan menyikapi potensi penyakit yang muncul ketika pergantian musim dari kemarau ke penghujan. Apalagi, hampir setiap hari dalam beberapa hari terakhir Kota Mataram diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Terkait dengan itu, pihaknya menyarakan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat, mengkonsumsi makanan sehat dan menjaga kebersihan.
"Intinya, bagaimana masyarakat bisa menerapkan gaya hidup bersih dan sehat," katanya.
Di sisi lain, katanya, informasi dari layanan di IGD RSUD Kota Mataram sejak musim pancaroba, pasien yang masuk rata-rata menderita Ispa. Kalau untuk penyakit lainnya seperti DBD untuk saat ini belum ada.
"Untuk kunjungan pasien setiap hari sekitar 200-an, dan mereka rata-rata terpapar kasus Ispa," katanya.
Sementara untuk kasus diare, kata Eka, biasanya terjadi saat musim kemarau yang dipicu karena kekurangan air bersih.
Pewarta : Nirkomala
Editor : Nikolas Panama
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Tanjungpinang galakkan Gertak PSN guna waspadai peningkatan kasus DBD
10 September 2025 12:19 WIB