Perusahaan asal Singapura minat olah sampah Pekanbaru
Minggu, 8 Januari 2023 15:05 WIB
Ilustrasi: Suasana TPA Muara Fajar di Kota Pekanbaru. (ANTARA/dok)
Pekanbaru (ANTARA) - Perusahaan asal Singapura PT Mars menyatakan minatnya untuk mengolah sampah di Pekanbaru, Riau, untuk dijadikan sumber energi terbarukan.
Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik dengan melakukan kajian terkait pengolahan sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Muara Fajar di Kecamatan Rumbai.
"Rencananya tumpukan sampah di sana bakal diolah menjadi energi listrik dan olahan lainnya," kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Ahad.
Ia mengatakan PT Mars dari Singapura bekerja sama dengan Tomra selalu pihak swasta lokal telah melakukan ekspos ke pemkot untuk kerja sama pengolahan sampah di TPA Muara Fajar.
"PT Mars ini dari Singapura bekerja sama dengan Tomra merupakan produsen alat pemilah sampah. Sampah bisa dipilah jadi organik-anorganik, kemudian output-nya bisa dalam bentuk kompos, minyak, dan lain-lain," kata Indra Pomi.
Pihak swasta ini berencana ingin mengolah tumpukan sampah di TPA Muara Fajar. Perusahaan ini, memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 750 ton dalam sehari.
Indra Pomi menilai perusahaan ini cocok untuk melakukan pengolahan dengan kondisi sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Pekanbaru saat ini. Apalagi TPA Muara Fajar saat ini sudah hampir penuh.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Swasta Singapura berminat olah sampah Pekanbaru jadi energi terbarukan
Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik dengan melakukan kajian terkait pengolahan sampah di Tempat Penampungan Akhir (TPA) Muara Fajar di Kecamatan Rumbai.
"Rencananya tumpukan sampah di sana bakal diolah menjadi energi listrik dan olahan lainnya," kata Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Pekanbaru, Ahad.
Ia mengatakan PT Mars dari Singapura bekerja sama dengan Tomra selalu pihak swasta lokal telah melakukan ekspos ke pemkot untuk kerja sama pengolahan sampah di TPA Muara Fajar.
"PT Mars ini dari Singapura bekerja sama dengan Tomra merupakan produsen alat pemilah sampah. Sampah bisa dipilah jadi organik-anorganik, kemudian output-nya bisa dalam bentuk kompos, minyak, dan lain-lain," kata Indra Pomi.
Pihak swasta ini berencana ingin mengolah tumpukan sampah di TPA Muara Fajar. Perusahaan ini, memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga 750 ton dalam sehari.
Indra Pomi menilai perusahaan ini cocok untuk melakukan pengolahan dengan kondisi sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Pekanbaru saat ini. Apalagi TPA Muara Fajar saat ini sudah hampir penuh.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Swasta Singapura berminat olah sampah Pekanbaru jadi energi terbarukan
Pewarta : Bayu Agustari Adha/Vera L
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Presiden Prabowo teken PP pembentukan lima pengadilan militer baru, termasuk di Pekanbaru
19 June 2025 15:13 WIB
JPU dakwa mantan PJ Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa potong APBD Rp8,9 miliar
29 April 2025 15:41 WIB
Kapolsek Bukit Raya Pekanbaru dicopot, buntut dari kasus pengeroyokan di mapolsek
22 April 2025 11:43 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB