PDAM hentikan distribusi air ke 5.000 pelanggan Tanjungpinang akibat cuaca buruk
Minggu, 29 Januari 2023 17:58 WIB
Tim teknisi PDAM Tirta Kepri memperbaiki kabel pada panel listrik yang terendam air laut di Waduk Gesek, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Ahad.ANTARA/Nikolas Panama
Tanjungpinang (ANTARA) - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepulauan Riau terpaksa menghentikan sementara distribusi air ke 5.000 rumah pelanggan di Kota Tanjungpinang, akibat cuaca buruk.
Direktur PDAM Tirta Kepri Mamat di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, pasang air laut yang tinggi terjadi sejak pukul 11.00 WIB menyebabkan kabel panel listrik di Waduk Gesek, Kabupaten Bintan tergenang air. Panel listrik harus dipadamkan sehingga mesin pompa air tidak dapat beroperasi.
Mesin pompa air kembali aktif setelah air laut surut. Saat ini, kondisi air laut berangsur-angsur surut.
"Panel listrik sudah berada di posisi yang tinggi, tetapi kabel-kabelnya masih terbuka di bawah sehingga terendam air. Saat ini tim teknis berupaya menaikkan kabel listrik tersebut sambil menunggu air laut surut," katanya.
Waduk Gesek berada di dekat Perairan Kawal sehingga beberapa kali air laut masuk ke dalam waktu tersebut. Air laut tersebut juga merendam daratan di bibir waduk sehingga lutut orang dewasa.
Berdasarkan pantauan, tiga orang teknisi dari PDAM Tirta Kepri berada di bangunan kecil yang dijadikan sebagai tempat panel listrik. Air setinggi lutut orang dewasa masih menggenangi bangunan setinggi sekitar tiga meter tersebut.
"Kami mohon maaf kepada pelanggan karena pelayanan menjadi menjadi terganggu. Kami mengupayakan secepatnya agar distribusi air dapat normal kembali," ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua menyayangkan panel listrik di Waduk Gesek masih terendam air, sama seperti peristiwa dua tahun lalu ketika pasang air laut merendam perkampungan Gesek.
Seharusnya, kata dia permasalahan tersebut tidak terulang lagi karena PDAM Tirta Kepri pada 2021 juga memiliki komitmen untuk menempatkan pompa mesin dan panel listrik di bangunan yang tidak tersentuh air.
Dalam pekan ini, kata dia mesin pompa PDAM Tirta Kepri di Waduk Gesek dua kali padam.
"Kelalaian ini menyebabkan pelayanan kepada ribuan masyarakat menjadi terganggu. Kami harap PDAM Tirta Kepri memperhatikan permasalahan ini secara serius sehingga peristiwa yang sama tidak terulang lagi," ucapnya.
Direktur PDAM Tirta Kepri Mamat di Tanjungpinang, Minggu, mengatakan, pasang air laut yang tinggi terjadi sejak pukul 11.00 WIB menyebabkan kabel panel listrik di Waduk Gesek, Kabupaten Bintan tergenang air. Panel listrik harus dipadamkan sehingga mesin pompa air tidak dapat beroperasi.
Mesin pompa air kembali aktif setelah air laut surut. Saat ini, kondisi air laut berangsur-angsur surut.
"Panel listrik sudah berada di posisi yang tinggi, tetapi kabel-kabelnya masih terbuka di bawah sehingga terendam air. Saat ini tim teknis berupaya menaikkan kabel listrik tersebut sambil menunggu air laut surut," katanya.
Waduk Gesek berada di dekat Perairan Kawal sehingga beberapa kali air laut masuk ke dalam waktu tersebut. Air laut tersebut juga merendam daratan di bibir waduk sehingga lutut orang dewasa.
Berdasarkan pantauan, tiga orang teknisi dari PDAM Tirta Kepri berada di bangunan kecil yang dijadikan sebagai tempat panel listrik. Air setinggi lutut orang dewasa masih menggenangi bangunan setinggi sekitar tiga meter tersebut.
"Kami mohon maaf kepada pelanggan karena pelayanan menjadi menjadi terganggu. Kami mengupayakan secepatnya agar distribusi air dapat normal kembali," ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua menyayangkan panel listrik di Waduk Gesek masih terendam air, sama seperti peristiwa dua tahun lalu ketika pasang air laut merendam perkampungan Gesek.
Seharusnya, kata dia permasalahan tersebut tidak terulang lagi karena PDAM Tirta Kepri pada 2021 juga memiliki komitmen untuk menempatkan pompa mesin dan panel listrik di bangunan yang tidak tersentuh air.
Dalam pekan ini, kata dia mesin pompa PDAM Tirta Kepri di Waduk Gesek dua kali padam.
"Kelalaian ini menyebabkan pelayanan kepada ribuan masyarakat menjadi terganggu. Kami harap PDAM Tirta Kepri memperhatikan permasalahan ini secara serius sehingga peristiwa yang sama tidak terulang lagi," ucapnya.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diduga tak penuhi standar, BGN hentikan sementara operasional SPPG Mekarsari di Tanjungpinang
04 March 2026 10:16 WIB
AS desak China untuk tahan diri hentikan tekanan militer usai di dekat Taiwan
02 January 2026 13:39 WIB
KPK hentikan penyidikan kasus dugaan korupsi oleh Aswad Sulaiman pada 17 Desember 2024
30 December 2025 14:26 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Pelaku UMKM di Kepri rasakan manfaat setelah daftarkan hak merek ke DJKI Kemenkum
06 May 2026 13:20 WIB