Tanjungpinang (ANTARA News) - Harga sayur-mayur yang dijual pedagang di Pasar Baru, pusat perbelanjaan di Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau relatif stabil atau belum mengalami perubahan harga menjelang Natal 2010 dan Tahun Baru 2011.
Pedagang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang, Fahmi (44), Rabu, mengatakan, biasanya harga sayur-sayuran mulai naik pada lima haru menjelang Natal, karena saat itu permintaan meningkat.
"Harga sayur-mayur selalu mengalami kenaikan menjelang perayaan hari besar keagamaan, karena tingkat permintaan bertambah," kata Fahmi yang telah enam tahun berjualan sayur-sayuran di Tanjungpinang.
Harga sayur-sayuran yang dijual pedagang di Pasar Baru relatif sama. Hari ini kentang, tomat dan wortel dijual dengan harga Rp8.000/Kg, sedangkan kol Rp4.000/Kg.
Sementara bawang merah dan bawang putih asal Thailand, masing-masing dijual dengan harga Rp20.000 dan Rp28.000/Kg. Sayur-mayur mengalami peningkatan pada hari libur, sementara hari kerja tingkat permintaan menurun.
"Pendapatan kami rata-rata Rp1 juta/hari," katanya.
Hal senada dikatakan Asril, pegadang sayur-mayur di Pasar Baru Tanjungpinang. Harga sayur-mayur yang dijual pedagang tergantung pada harga yang ditetapkan distributor.
Sayur-mayur yang dijual pedagang berasal dari Pulau Jawa, Sumatera Barat dan Sumatra Utara. Saat ini, kata dia, harga sayur-mayur dapat mengalami menurunan jika tingkat permintaan berkurang.
"Harga sayur-mayur diperkirakan mulai merangkak naik seminggu sebelum Natal dan tahun baru, karena tingkat permintaan konsumen bertambah," katanya.(ANT-NP/S019/Btm1)
Harga Sayur-Mayur di Tanjungpinang Stabil
Rabu, 8 Desember 2010 15:07 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Di Tanjungpinang, Kepala BPS RI ajak pemda se-Kepri sukseskan sensus ekonomi 2026
31 January 2026 19:25 WIB
Garuda siapkan maskapai Citilink layani penerbangan di Bandara Tanjungpinang
29 January 2026 12:00 WIB
Pelindo Tanjungpinang layani 221.466 penumpang selama Natal dan Tahun baru
24 January 2026 18:19 WIB
Maskapai Garuda dikabarkan berhenti beroperasi di Bandara RHF Tanjungpinang
24 January 2026 5:01 WIB
Terpopuler - Ekonomi & FTZ
Lihat Juga
Di Tanjungpinang, Kepala BPS RI ajak pemda se-Kepri sukseskan sensus ekonomi 2026
31 January 2026 19:25 WIB