Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Sabtu
Sabtu, 13 Mei 2023 9:43 WIB
CCTV merekam lontaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau saat gunung api di perairan Selat Sunda, Provinsi Lampung, itu mengalami erupsi pada Sabtu pagi (13/5/2023). (Dokumentasi PVMBG)
Lampung Selatan (ANTARA) - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi melaporkan Gunung Anak Krakatau pada Sabtu pukul 07.10 WIB kembali mengalami erupsi, melontarkan abu vulkanik dengan tinggi kolom abu kurang lebih 2.000 meter di atas puncak.
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya," kata Andi Suardi, Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Provinsi Lampung.
Siaran informasi PVMBG menyebutkan erupsi gunung api itu terekam seismograf memiliki amplitudo maksimum 65 mm dan berdurasi 68 detik.
Saat dihubungi dari di Kalianda, Andi menyampaikan bahwa masyarakat dan nelayan diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas di area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya," kata Andi Suardi, Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Hargopancuran, Provinsi Lampung.
Siaran informasi PVMBG menyebutkan erupsi gunung api itu terekam seismograf memiliki amplitudo maksimum 65 mm dan berdurasi 68 detik.
Saat dihubungi dari di Kalianda, Andi menyampaikan bahwa masyarakat dan nelayan diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas di area dalam radius lima kilometer dari kawah aktif.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gunung Anak Krakatau kembali erupsi
Pewarta : Riadi Gunawan
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UPTD PPA Batam tangani 338 kasus kekerasan perempuan dan anak sepanjang tahun 2025
21 January 2026 15:51 WIB
Jaksa Agung pastikan kasus guru jadi tersangka dugaan kekerasan anak akan dihentikan
20 January 2026 16:21 WIB
Pemkab Natuna nonaktifkan oknum camat diduga kasus asusila anak di bawah umur
09 January 2026 17:27 WIB