Instagram, Facebook dan WhatsApp kini dilengkapi Meta verified untuk pebisnis
Kamis, 21 September 2023 6:30 WIB
Pendiri dan CEO Meta Mark Zuckerberg memberikan sambutan kunci pada acara Conversations Global yang disaksikan secara virtual di Mumbai, India, Rabu (20/9/2023). ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Mumbai (ANTARA) - Pendiri dan CEO Meta Mark Zuckerberg menjawab keinginan para pebisnis baik usaha skala kecil dan besar di Instagram, Facebook dan WhatsApp untuk tervalidasi melalui "Meta verified".
Mark Zuckerberg mengatakan verifikasi dari Meta ini akan menginformasikan kepada konsumen bahwa usaha yang memiliki lencana verifikasi sudah divalidasi dan terjamin autentikasinya.
"Kami telah mendengar dari banyak bisnis bahwa mereka sangat ingin membangun kredibilitas dan mendapatkan visibilitas yang lebih besar. Jadi saya bersemangat untuk mulai meluncurkan 'Meta verified' dalam beberapa bulan mendatang," kata Mark dalam konferensi virtual di Mumbai, India, Rabu.
Bisnis atau usaha yang berlangganan dengan fitur ini akan mendapatkan lencana terverifikasi, dukungan akun, perlindungan dari peniruan identitas, serta fitur tambahan yang membantu konsumen atau audiens dalam menemukan bisnis tersebut dengan mudah. Tampilan verifikasi meta dalam WhatsApp Business yang diperkenalkan pada acara Conversations Global di Mumbai, India, Rabu (20/9/2023). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Vice President of Product Management for Business Messaging Meta, Nikila Srinivasan, mengatakan verifikasi meta meyakinkan konsumen bahwa mereka berpesan kepada usaha atau bisnis yang tepat, sehingga menghindari potensi penipuan.
"Masukan ini datang ketika pengguna ingin tahu, apakah saya berbicara dengan bisnis yang sah, terutama pada bisnis yang skalanya kecil," kata Nikila.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: WhatsApp jawab keinginan pebisnis tervalidasi lewat verifikasi Meta
Mark Zuckerberg mengatakan verifikasi dari Meta ini akan menginformasikan kepada konsumen bahwa usaha yang memiliki lencana verifikasi sudah divalidasi dan terjamin autentikasinya.
"Kami telah mendengar dari banyak bisnis bahwa mereka sangat ingin membangun kredibilitas dan mendapatkan visibilitas yang lebih besar. Jadi saya bersemangat untuk mulai meluncurkan 'Meta verified' dalam beberapa bulan mendatang," kata Mark dalam konferensi virtual di Mumbai, India, Rabu.
Bisnis atau usaha yang berlangganan dengan fitur ini akan mendapatkan lencana terverifikasi, dukungan akun, perlindungan dari peniruan identitas, serta fitur tambahan yang membantu konsumen atau audiens dalam menemukan bisnis tersebut dengan mudah. Tampilan verifikasi meta dalam WhatsApp Business yang diperkenalkan pada acara Conversations Global di Mumbai, India, Rabu (20/9/2023). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
Vice President of Product Management for Business Messaging Meta, Nikila Srinivasan, mengatakan verifikasi meta meyakinkan konsumen bahwa mereka berpesan kepada usaha atau bisnis yang tepat, sehingga menghindari potensi penipuan.
"Masukan ini datang ketika pengguna ingin tahu, apakah saya berbicara dengan bisnis yang sah, terutama pada bisnis yang skalanya kecil," kata Nikila.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: WhatsApp jawab keinginan pebisnis tervalidasi lewat verifikasi Meta
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirkeu: Antara Business Forum 2024 himpun kekuatan ekonomi di daerah
04 September 2024 14:46 WIB, 2024
Ketua ASEAN-BAC targetkan QR Code digunakan antar-negara ASEAN September
10 May 2023 17:01 WIB, 2023
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB
Warga Gaza kembali dapat perlakuan kasar dan ancaman Israel saat kembali lewat Rafah
04 February 2026 10:40 WIB