Menhan Berharap Persoalan Perbatasan Diselesaikan ASEAN Charter
Senin, 25 April 2011 19:14 WIB
Batam (ANTARA News) - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pihaknya mengharapkan persoalan perbatasan Indonesia-Malaysia dan Indonesia-Singapura dapat diselesaikan melalui ASEAN Charter.
"Masalah perbatasan bisa diselesaikan melalui ASEAN Charter, karena kedua negara merupakan negara ASEAN," kata Purnomo di Batam, Senin.
Menteri mengatakan sebagai sesama negara ASEAN, sudah seharusnya masalah yang melibatkan dua negara diselesaikan dengan cara-cara ASEAN.
Diharapkan dengan ASEAN Charter, maka masalah perbatasan yang berbuntut pada penahanan nelayan-nelayan tradisional dapat diakhiri.
Meski begitu, ia mengatakan persoalan perbatasan tidak akan selesai dalam waktu singkat.
"Penyelesaian dengan Vietnam saja butuh waktu 12 tahun. Penyelesaian ini tidak bisa selesai dalam waktu satu-dua tahun," kata Purnomo.
Perundingan perbatasan, kata dia, merupakan tugas Kementerian Luar Negeri.
Dari tiga wilayah perbatasan, lanjut dia, bagian teritorial sudah selesai untuk seluruh wilayah Indonesia. Namun bagian landasan kontinental dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) masih terkendala.
(ANT-YJ/Z003/Btm3)
"Masalah perbatasan bisa diselesaikan melalui ASEAN Charter, karena kedua negara merupakan negara ASEAN," kata Purnomo di Batam, Senin.
Menteri mengatakan sebagai sesama negara ASEAN, sudah seharusnya masalah yang melibatkan dua negara diselesaikan dengan cara-cara ASEAN.
Diharapkan dengan ASEAN Charter, maka masalah perbatasan yang berbuntut pada penahanan nelayan-nelayan tradisional dapat diakhiri.
Meski begitu, ia mengatakan persoalan perbatasan tidak akan selesai dalam waktu singkat.
"Penyelesaian dengan Vietnam saja butuh waktu 12 tahun. Penyelesaian ini tidak bisa selesai dalam waktu satu-dua tahun," kata Purnomo.
Perundingan perbatasan, kata dia, merupakan tugas Kementerian Luar Negeri.
Dari tiga wilayah perbatasan, lanjut dia, bagian teritorial sudah selesai untuk seluruh wilayah Indonesia. Namun bagian landasan kontinental dan Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) masih terkendala.
(ANT-YJ/Z003/Btm3)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Soal isu perbatasan Indonesia-Malaysia picu perdebatan di Parlemen Malaysia
04 February 2026 17:24 WIB
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
China terbuka untuk dialog kembali dengan Jepang asal Takaichi tarik ucapan soal Taiwan
11 February 2026 11:16 WIB