"Kami mendapatkan 181 item kosmetik dengan kandungan bahan yang dilarang," kata Plt Kepala BPOM Rizka Andalucia di Jakarta, Jumat.
BPOM, kata Rizka, bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait telah menemukan sekitar 1,2 juta kemasan kosmetik dengan bahan baku terlarang dan menariknya dari peredaran.
"Seluruhnya dengan nilai keekonomian yang mencapai lebih dari Rp42 miliar," ucapnya
Rizka menyebutkan seluruh kosmetik yang ditarik berasal dari hampir seluruh wilayah di Indonesia, terutama dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.
Sejumlah bahan terlarang yang ditemukan, ungkapnya, antara lain seperti merkuri yang mengakibatkan perubahan warna kulit, bintik hitam, alergi, hingga iritasi.
"Kulit menjadi kering dan terbakar, perubahan bentuk dan fungsi organ janin pada ibu hamil, dan akan menyebabkan kecacatan," tambahnya.
Selain itu, ungkap Rizka, terdapat pula bahan hidrokuinon yang mengakibatkan hiperpigmentasi atau kulit menjadi gelap, berwarna kehitaman, serta perubahan kornea mata jika terkena mata.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPOM temukan 181 jenis kosmetik berbahan terlarang
BPOM temukan 181 kosmetik mengandung bahan terlarang
Jumat, 8 Desember 2023 19:54 WIB
Sejumlah kosmetik berbahan terlarang dipajang dalam acara Public Warning terkait obat tradisional dan kosmetik yang diikuti di Jakarta, Jumat (8/12/2023). Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 181 jenis kosmetik yang mengandung bahan baku terlarang sepanjang September 2022 hingga Oktober 2023. (ANTARA/Sean Muhamad)
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 181 jenis kosmetik mengandung bahan baku terlarang dalam periode September 2022 hingga Oktober 2023.
Pewarta : Sean Muhamad
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPOM Batam beri edukasi perempuan di Natuna cara jaga keamanan pangan
05 September 2024 14:28 WIB, 2024
Pemkot Batam berupaya tingkatkan perlindungan konsumen dari kosmetik berbahaya
16 March 2023 19:19 WIB, 2023
BPOM sebut temuan kosmetik ilegal mendominasi di Kepri sepanjang 2022
31 December 2022 11:15 WIB, 2022