Rekrutmen 2,3 juta ASN tahun 2024 fokus pada talenta digital
Selasa, 16 Januari 2024 13:27 WIB
Sekretaris KemenPAN-RB Rini Widyantini (kiri) dan Direktur Utama PT Taspen ANS Kosasih (kanan) saat menjawab pertanyaan awak media di Jakarta, Selasa (16/1/2024) (ANTARA/Bayu Saputra)
Jakarta (ANTARA) -
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan
rekrutmen 2,3 juta ASN pada 2024 fokus mencari para talenta digital guna menunjang proses digitalisasi birokrasi yang tengah dilakukan pemerintah saat ini.
"Jadi sekarang tentu saja kami ingin mendapatkan talenta-talenta digital ya. Jadi dari 2,3 (juta formasi) ASN yang telah diumumkan oleh Bapak Presiden itu," kata Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini mewakili Menteri PANRB di sela-sela Taspen Day di Jakarta, Selasa.
Secara rinci, tahun ini pemerintah membuka lowongan untuk Calon ASN sebanyak 2.302.543 formasi. Total kuota tersebut meliputi penerimaan di instansi pusat sebanyak 420.183 formasi, sekolah kedinasan 6.027 formasi, serta penerimaan di instansi daerah 1.867.333 formasi.
Rini mengatakan rekrutmen ASN 2024 juga diarahkan untuk menunjang keberlanjutan reformasi birokrasi pemerintah. Dengan banyaknya talenta digital yang bekerja di instansi pemerintah, diharapkan mampu menjawab beberapa tantangan ketenagakerjaan karena revolusi industri 4.0 saat ini.
Rini menyampaikan instansi-instansi pemerintah akan didominasi generasi muda. Untuk itu, terdapat beberapa kemampuan yang harus dimiliki.
Yang pertama yaitu kemampuan berpikir kreatif, termasuk mengonsep ide, mempunyai kemampuan desain dan visual, dan inovatif.
Kedua, kemampuan teknologi bagaimana memahami penggunaan perangkat lunak, bahasa pemograman hingga kemampuan menganalisa data.
Ketiga, kemampuan komunikasi yang mencakup berbicara, menulis, mendengarkan, hingga bernegosiasi. Serta keempat, kemampuan manajemen dan kepemimpinan seperti kemampuan manajerial hingga pengambilan keputusan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KemenPAN-RB: Rekrutmen 2,3 juta ASN fokus pada talenta digital
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyatakan
rekrutmen 2,3 juta ASN pada 2024 fokus mencari para talenta digital guna menunjang proses digitalisasi birokrasi yang tengah dilakukan pemerintah saat ini.
"Jadi sekarang tentu saja kami ingin mendapatkan talenta-talenta digital ya. Jadi dari 2,3 (juta formasi) ASN yang telah diumumkan oleh Bapak Presiden itu," kata Sekretaris Kementerian PANRB Rini Widyantini mewakili Menteri PANRB di sela-sela Taspen Day di Jakarta, Selasa.
Secara rinci, tahun ini pemerintah membuka lowongan untuk Calon ASN sebanyak 2.302.543 formasi. Total kuota tersebut meliputi penerimaan di instansi pusat sebanyak 420.183 formasi, sekolah kedinasan 6.027 formasi, serta penerimaan di instansi daerah 1.867.333 formasi.
Rini mengatakan rekrutmen ASN 2024 juga diarahkan untuk menunjang keberlanjutan reformasi birokrasi pemerintah. Dengan banyaknya talenta digital yang bekerja di instansi pemerintah, diharapkan mampu menjawab beberapa tantangan ketenagakerjaan karena revolusi industri 4.0 saat ini.
Rini menyampaikan instansi-instansi pemerintah akan didominasi generasi muda. Untuk itu, terdapat beberapa kemampuan yang harus dimiliki.
Yang pertama yaitu kemampuan berpikir kreatif, termasuk mengonsep ide, mempunyai kemampuan desain dan visual, dan inovatif.
Kedua, kemampuan teknologi bagaimana memahami penggunaan perangkat lunak, bahasa pemograman hingga kemampuan menganalisa data.
Ketiga, kemampuan komunikasi yang mencakup berbicara, menulis, mendengarkan, hingga bernegosiasi. Serta keempat, kemampuan manajemen dan kepemimpinan seperti kemampuan manajerial hingga pengambilan keputusan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KemenPAN-RB: Rekrutmen 2,3 juta ASN fokus pada talenta digital
Pewarta : Bayu Saputra
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas kerahkan kapal RB 209 cari korban kapal tenggelam di Selat Pulau Nenek
27 June 2025 8:46 WIB
Kejari Batam raih penghargaan terbaik layanan inklusif dari Kemenpan-RB
21 February 2025 7:15 WIB, 2025