Wakapolri nikmati kuliner otak-otak khas Tanjungpinang
Minggu, 4 Februari 2024 7:04 WIB
Wakapolri, Komjen Pol Agus Andrianto dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menikmati kuliner es cendol dan otak-otak goreng khas di pusat kuliner legendaris Akau Potong Lembu, Kota Tanjungpinang, Sabtu (3/2/2024). (ANTARA/HO-Humas Pemprov Kepri)
Tanjungpinang (ANTARA) - Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto menikmati kuliner es cendol dan otak-otak goreng khas di pusat kuliner legendaris Akau Potong Lembu di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
"Kulinernya enak. Tempatnya juga santai dan nyaman untuk nongkrong," kata Wakapolri di Akau Potong Lembu di sela-sela kunjungan kerjanya ke Tanjungpinang, Sabtu.
Wakapolri dan rombongan duduk santai di pusat kuliner yang baru direvitalisasi oleh Pemprov Kepri dan Pemkot Tanjungpinang ini, karena memenuhi ajakan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Rombongan duduk di sebuah meja panjang, lalu memilih untuk memesan es cendol serta otak-otak goreng yang merupakan salah satu menu favorit di antara banyaknya pilihan menu yang ada di Akau Potong Lembu.
Selama duduk di sini, Komjen Agus yang mengenakan baju batik hijau bermotif wayang itu terlihat santai sambil menyapa warga dan pengunjung lainnya. Bahkan, ia nyaris tanpa pengawalan karena para ajudan dan rombongan yang mendampingi juga santai menikmati kuliner pesanannya masing-masing.
"Pusat wisata kuliner seperti ini harus terus dipertahankan, karena selain berdampak pada perekonomian, juga menjadi ikon Tanjungpinang," kata dia.
Sementara Gubernur Kepri Ansar Ahmad bercerita kepada Komjen Agus bahwa Pemprov Kepri bersama Pemkot Tanjungpinang saat ini sedang melakukan banyak revitalisasi pembangunan di wilayah Tanjungpinang.
Menurut Ansar Tanjungpinang sudah seharusnya tampil menawan di mata wisatawan, apalagi statusnya merupakan ibukota Provinsi Kepri.
Akau Potong Lembu sendiri merupakan pusat kuliner masyarakat Tanjungpinang yang sudah ada sejak lama. Kini setelah direvitalisasi, tampilannya lebih menarik dan tertata rapi.
“Banyak yang kita lakukan penataan di Tanjungpinang, seperti revitalisasi Kota Tua Jalan Merdeka, revitalisasi Pulau Penyengat termasuk salah satunya pusat kuliner Akau Potong Lembu ini,” ujar Ansar.
Tujuan penataan, lanjut Ansar, tak lain untuk menjadikan Tanjungpinang lebih indah dan menarik untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga perekonomian masyarakat meningkat.
"Kulinernya enak. Tempatnya juga santai dan nyaman untuk nongkrong," kata Wakapolri di Akau Potong Lembu di sela-sela kunjungan kerjanya ke Tanjungpinang, Sabtu.
Wakapolri dan rombongan duduk santai di pusat kuliner yang baru direvitalisasi oleh Pemprov Kepri dan Pemkot Tanjungpinang ini, karena memenuhi ajakan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Rombongan duduk di sebuah meja panjang, lalu memilih untuk memesan es cendol serta otak-otak goreng yang merupakan salah satu menu favorit di antara banyaknya pilihan menu yang ada di Akau Potong Lembu.
Selama duduk di sini, Komjen Agus yang mengenakan baju batik hijau bermotif wayang itu terlihat santai sambil menyapa warga dan pengunjung lainnya. Bahkan, ia nyaris tanpa pengawalan karena para ajudan dan rombongan yang mendampingi juga santai menikmati kuliner pesanannya masing-masing.
"Pusat wisata kuliner seperti ini harus terus dipertahankan, karena selain berdampak pada perekonomian, juga menjadi ikon Tanjungpinang," kata dia.
Sementara Gubernur Kepri Ansar Ahmad bercerita kepada Komjen Agus bahwa Pemprov Kepri bersama Pemkot Tanjungpinang saat ini sedang melakukan banyak revitalisasi pembangunan di wilayah Tanjungpinang.
Menurut Ansar Tanjungpinang sudah seharusnya tampil menawan di mata wisatawan, apalagi statusnya merupakan ibukota Provinsi Kepri.
Akau Potong Lembu sendiri merupakan pusat kuliner masyarakat Tanjungpinang yang sudah ada sejak lama. Kini setelah direvitalisasi, tampilannya lebih menarik dan tertata rapi.
“Banyak yang kita lakukan penataan di Tanjungpinang, seperti revitalisasi Kota Tua Jalan Merdeka, revitalisasi Pulau Penyengat termasuk salah satunya pusat kuliner Akau Potong Lembu ini,” ujar Ansar.
Tujuan penataan, lanjut Ansar, tak lain untuk menjadikan Tanjungpinang lebih indah dan menarik untuk dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga perekonomian masyarakat meningkat.
Pewarta : Ogen
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Kesehatan Tanjungpinang sebut sebanyak 11 ribu peserta PBI dinonaktifkan
11 February 2026 17:10 WIB
BNNP Kepri gagalkan peredaran 4,9 Kg sabu di Bandara Raja Haji Fisabilillah
07 February 2026 10:20 WIB
Kejari Tanjungpinang terima uang pengganti perkara korupsi LPP TVRI Rp3,5 miliar
05 February 2026 5:10 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Suzuki luncurkan Mobil listrik pertama di Indonesia, harga mulai Rp750 jutaan
05 February 2026 13:31 WIB
Dampak syuting Lisa Blackpink di Kota Tua Jakarta, UMKM terima kompensasi
02 February 2026 13:12 WIB
Film Joko Anwar, Ghost in the Cell terpilih di Berlin International Film Festival 2026
16 January 2026 14:43 WIB