PT Timah lepas 4.000 kepiting bakau di Kundur, Karimun
Minggu, 5 Mei 2024 11:16 WIB
PT Timah Tbk bersama Warga Desa Kundur melepas 4.000 bibit kepiting bakau di Pantai Kundur (ANTARA/HO-Humas PT Timah Tbk)
Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk melepas 4.000 bibit kepiting bakau di Pulau Kundur Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, sebagai komitmen dalam menjaga ekosistem pesisir di wilayah operasional perusahaan.
"Ini sebagai upaya PT Timah dalam melestarikan wilayah pesisir dengan melakukan penanaman mangrove dan pelepasan bibit kepiting," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Ahad.
Ia mengatakan kepiting bakau merupakan satu komoditas perikanan yang memiliki potensi sebagai penyangga kehidupan masyarakat terutama bagi nelayan sekala kecil. Ekosistem mangrove mempunyai peran penting sebagai habitat utama bagi kepiting bakau.
"Penebaran bibit kepiting ini sebagai upaya perusahaan dalam menjaga ekosistem kepiting bakau di alam supaya tetap dapat terjaga dengan baik. Dengan terjaganya ekosistem kepiting akan memberikan dampak positif bagi nelayan dalam meningkatkan ekonomi," kata dia.
Kades Kundur Murhalim mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Timah untuk menjaga ekosistem lingkungan.
"PT Timah terus bersinergi bersama masyarakat melakukan kegiatan pelestarian alam. Dengan adanya pelepasan 4.000 ekor bibit kepiting bakau ini apabila mampu berkembang dengan baik pastinya akan memberikan tambahan ekonomi bagi masyarakat nelayan," kata dia.
"Ini sebagai upaya PT Timah dalam melestarikan wilayah pesisir dengan melakukan penanaman mangrove dan pelepasan bibit kepiting," kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk Anggi Siahaan di Pangkalpinang, Ahad.
Ia mengatakan kepiting bakau merupakan satu komoditas perikanan yang memiliki potensi sebagai penyangga kehidupan masyarakat terutama bagi nelayan sekala kecil. Ekosistem mangrove mempunyai peran penting sebagai habitat utama bagi kepiting bakau.
"Penebaran bibit kepiting ini sebagai upaya perusahaan dalam menjaga ekosistem kepiting bakau di alam supaya tetap dapat terjaga dengan baik. Dengan terjaganya ekosistem kepiting akan memberikan dampak positif bagi nelayan dalam meningkatkan ekonomi," kata dia.
Kades Kundur Murhalim mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh PT Timah untuk menjaga ekosistem lingkungan.
"PT Timah terus bersinergi bersama masyarakat melakukan kegiatan pelestarian alam. Dengan adanya pelepasan 4.000 ekor bibit kepiting bakau ini apabila mampu berkembang dengan baik pastinya akan memberikan tambahan ekonomi bagi masyarakat nelayan," kata dia.
Pewarta : Aprionis
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelabuhan Sehat Bandar Bentan Telani tanam 1.000 bibit bakau untuk perkuat ketahanan pesisir
24 April 2026 15:14 WIB
Karantina Kepri fasilitasi ekspor 2.800 ekor kepiting bakau tujuan China
21 February 2025 8:39 WIB, 2025
Iman Sutiawan: Semua pihak hentikan aktivitas di hutan bakau Pulau Sugi
02 February 2025 15:16 WIB, 2025
PT Timah tanam 119.150 bakau di Bangka dan Kundur Karimun wujudkan karbon netral
28 July 2024 11:29 WIB, 2024
Pertamina diminta bertanggung jawab atas rusaknya bakau akibat tumpahan minyak
31 May 2024 7:24 WIB, 2024
BRGM jalin kontrak kerja sama penanaman mangrove dengan masyarakat Natuna
28 May 2024 15:45 WIB, 2024