Israel masih larang penyediaan bahan bakar di Jalur Gaza
Rabu, 17 Juli 2024 19:47 WIB
Ilustrasi - Kakak dan adik Al Braim mencari kertas dan karton di bawah reruntuhan di Rafah untuk digunakan sebagai bahan bakar. (ANTARA/Anadolu/Abed Zagout/am.)
New York (ANTARA) - PBB mengatakan otoritas pendudukan Israel masih melarang penyediaan bahan bakar yang diperlukan untuk pekerja bantuan kemanusiaan, sehingga menghambat distribusi pasokan makanan di Jalur Gaza.
“Otoritas Israel masih belum mengizinkan penyediaan bahan bakar yang diperlukan untuk pekerja bantuan kemanusiaan sehingga mengakibatkan distribusi makanan terhambat.”
Jubir Sekjen PBB, Stéphane Dujarric, menyebutkan puluhan warga sipil terbunuh dan terluka dalam serangan Israel di Gaza baru-baru ini.
Jubir itu mengungkapkan "salah satu serangan terjadi 100 meter dari pusat operasi bantuan kemanusiaan di Deir al-Balah.
Dujarric menegaskan, kendati demikian, operasi bantuan kemanusiaan masih berlangsung.
Sumber: WAFA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB sebut Israel masih larang penyediaan bahan bakar di Gaza
“Otoritas Israel masih belum mengizinkan penyediaan bahan bakar yang diperlukan untuk pekerja bantuan kemanusiaan sehingga mengakibatkan distribusi makanan terhambat.”
Jubir Sekjen PBB, Stéphane Dujarric, menyebutkan puluhan warga sipil terbunuh dan terluka dalam serangan Israel di Gaza baru-baru ini.
Jubir itu mengungkapkan "salah satu serangan terjadi 100 meter dari pusat operasi bantuan kemanusiaan di Deir al-Balah.
Dujarric menegaskan, kendati demikian, operasi bantuan kemanusiaan masih berlangsung.
Sumber: WAFA
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: PBB sebut Israel masih larang penyediaan bahan bakar di Gaza
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga Gaza kembali dapat perlakuan kasar dan ancaman Israel saat kembali lewat Rafah
04 February 2026 10:40 WIB
PLN pindahkan jalur listrik Bireuen-Takengon antisipasi terjadinya sinkhole
02 February 2026 12:26 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Tren "mudik terbalik" saat Imlek kian populer di kalangan anak muda di China
12 February 2026 12:12 WIB
Komisi Eropa ajukan keberatan ke Meta terkait pembatasan akses AI di WhatsApp
10 February 2026 13:54 WIB
Perdana Menteri Inggris minta maaf atas penunjukan dubes terkait kasus Epstein
06 February 2026 15:53 WIB
Gencatan senjata tahap kedua, 54 jenazah warga Palestina telah tiba di Gaza
05 February 2026 11:16 WIB
Kapolri usulkan Bintang Bhayangkara untuk Meri Hoegeng bentuk penghormatan
04 February 2026 14:22 WIB