JIM Kepri Tolak Kedatangan SBY
Jumat, 1 Juni 2012 19:48 WIB
JIM Tolak Kedatangan SBY (kepri.antaranews.com/Henky Mohari)
Tanjungpinang (ANTARA Kepri) - Jaringan Informasi Mahasiswa Provinsi Kepulauan Riau menolak kedatangan Presiden Susulo Bambang Yudhoyono yang akan berkunjung ke Pulau Nipah dan Kawasan Wisata Terpadu, Lagoi, Bintan pada Sabtu (2/6).
"Kami menolak kedatangan SBY karena telah gagal dalam memimpin dan mempertahankan kokohnya filosofi konstitusi berbangsa dan bernegara selain kekgagalan lainnya," kata Koordinator Jaringan Informasi Mahasiswa Kepulauan Riau (JIM Kepri), Aditya dalam orasinya di Tanjungpinang, Jumat.
Aksi penolakan yang dilakukan sejumlah aktivis mahasiswa itu berlangsung di bundaran jalan raya depan Kantor Gubernur Kepri dan memaksa pihak kepolisian mengalihkan sementara jalur lalu lintas.
Selain membacakan Petisi 28 yang berisi sejumlah kegagalan Presiden SBY, JIM Kepri juga membacakan pernyataan sikap menolak perubahan UU Nomor 22 tentang Perubahan APBN 2012 yang menjadi kunci kenaikan bahan bakar minyak bersubsidi.
Kemudian meminta nasionalisasi seluruh aset-aset perusahaan asing yang merugikan rakyat, khususnya bidang minyak dan gas.
"Kami juga meminta diterapkannya pajak progresif bagi perusahaan-perusahaan asing sehingga dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia," kata Aditya.
Sikap JIM menurut Aditya juga meminta pengahapusan atau pengurangan pembayaran hutang luar negeri dengan pihak kreditor bilateral dan multilateral.
Bangun persatuan perlawanan rakyat yang lebih luas dan terorganisir untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Bangun kekuatan politik alternatif dan persatuan gerakan rakyat di Indonesia untuk menumbangkan rezim neoliberal dan menghancurkan neoliberalisme.
"Kapitalisme-neoliberalisme telah gagal untuk mensejahterakan rakyat dan hanya dengan sosialisme lah rakyat akan sejahtera," pungkasnya.
Presiden SBY, dari Thailand akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura. Di Singapura, Presiden SBY akan menyampaikan pidato pada rangkaian acara "Shangri-La Dialogue".
Usai dari Singapura, Sabtu (2/6) Presiden dan rombongan akan berlayar menuju Pulau Nipah dan Lagoi, Kepri.(KR-HKY/M009)
Editor: Dedi
"Kami menolak kedatangan SBY karena telah gagal dalam memimpin dan mempertahankan kokohnya filosofi konstitusi berbangsa dan bernegara selain kekgagalan lainnya," kata Koordinator Jaringan Informasi Mahasiswa Kepulauan Riau (JIM Kepri), Aditya dalam orasinya di Tanjungpinang, Jumat.
Aksi penolakan yang dilakukan sejumlah aktivis mahasiswa itu berlangsung di bundaran jalan raya depan Kantor Gubernur Kepri dan memaksa pihak kepolisian mengalihkan sementara jalur lalu lintas.
Selain membacakan Petisi 28 yang berisi sejumlah kegagalan Presiden SBY, JIM Kepri juga membacakan pernyataan sikap menolak perubahan UU Nomor 22 tentang Perubahan APBN 2012 yang menjadi kunci kenaikan bahan bakar minyak bersubsidi.
Kemudian meminta nasionalisasi seluruh aset-aset perusahaan asing yang merugikan rakyat, khususnya bidang minyak dan gas.
"Kami juga meminta diterapkannya pajak progresif bagi perusahaan-perusahaan asing sehingga dapat dinikmati seluruh rakyat Indonesia," kata Aditya.
Sikap JIM menurut Aditya juga meminta pengahapusan atau pengurangan pembayaran hutang luar negeri dengan pihak kreditor bilateral dan multilateral.
Bangun persatuan perlawanan rakyat yang lebih luas dan terorganisir untuk menolak kenaikan harga BBM bersubsidi. Bangun kekuatan politik alternatif dan persatuan gerakan rakyat di Indonesia untuk menumbangkan rezim neoliberal dan menghancurkan neoliberalisme.
"Kapitalisme-neoliberalisme telah gagal untuk mensejahterakan rakyat dan hanya dengan sosialisme lah rakyat akan sejahtera," pungkasnya.
Presiden SBY, dari Thailand akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura. Di Singapura, Presiden SBY akan menyampaikan pidato pada rangkaian acara "Shangri-La Dialogue".
Usai dari Singapura, Sabtu (2/6) Presiden dan rombongan akan berlayar menuju Pulau Nipah dan Lagoi, Kepri.(KR-HKY/M009)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Kepri raih penghargaan sebagai badan publik informatif untuk kelima kalinya
11 December 2025 13:37 WIB
Kemenkum Kepri raih peringkat pertama kategori instansi vertikal pada keterbukaan informasi 2025
11 December 2025 13:30 WIB
BP Batam raih penghargaan Bhumandala Ariti, beri kemudahan layanan perizinan
19 November 2025 14:49 WIB
Kajati Kepri bekali mahasiswa informasi transformasi hukum pidana modern
19 September 2025 10:08 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB