Ikabsu Batam Datangi Mapolresta Barelang
Kamis, 28 Juni 2012 21:11 WIB
Batam (ANTARA Kepri) - Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (Ikabsu), mendatangi Mapolresta Batam Rempang Galang (Barelang) meminta keadilan terhadap penyelesaian kasus bentrokan di Hotel Planet Holiday, Batam, Senin (18/6) yang mengakibatkan seorang tewas.
"Kami meminta agar polisi benar-benar mengusut kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, jangan sampai ada masyarakat yang menilai polisi tidak berlaku adil," ujar Ketua Ikabsu, Jasarmen Purba di Markas Polresta Barelang, Kamis.
Purba yang juga anggota DPD RI daerah pemilihan Kepri mengatakan, keadilan hukum adalah penegakan hukum yang bisa memberikan rasa adil bagi semua pihak.
"Polisi harus melihat kasus ini secara jernih, karena kasus tersebut bukan merupakan pertikaian antaretnis. Jangan sampai ada kesan seperti itu dan justru bisa melebar," kata dia.
Purba juga mengimbau seluruh pihak melihat kasus tersebut secara jernih dan tidak mudah terprovokasi karena kerusuhan tersebut merupakan persoalan pribadi-pribadi dua kelompok yang dipicu oleh kepentingan bisnis.
"Masyarakat juga harus melihat secara jernih, bahwa kasus ini masalah pribadi yang dipicu oleh kepentingan bisnis dan tidak melibatkan etnis yang ada di Batam," kata Jasarmen.
Kapolresta Barelang, Kombes Karyoto kepada seluruh pengurus Ikabsu yang datang mengatakan akan berlaku adil dengan tidak memberikan perlakuan yang diskriminatif antara dua kubu yang bertikai.
"Kami akan mempertimbangkan aspek-aspek hukum seperti aspek sosial dan aspek kemasyarakatan," kata Karyoto.
Polisi, kata dia, telah menetapkan 12 tersangka termasuk dua ketua kelompok yang bertikai dan masih terus melakukan penyidikan.
"Penyidikan masih terus kami lakukan. Proses hukum terus berjalan," kata dia.
Bentokan di Planet Holiday Batam mengakibatkan satu orang meninggal dan belasan lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (KR-LNO/A013)
Editor: Rusdianto
"Kami meminta agar polisi benar-benar mengusut kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, jangan sampai ada masyarakat yang menilai polisi tidak berlaku adil," ujar Ketua Ikabsu, Jasarmen Purba di Markas Polresta Barelang, Kamis.
Purba yang juga anggota DPD RI daerah pemilihan Kepri mengatakan, keadilan hukum adalah penegakan hukum yang bisa memberikan rasa adil bagi semua pihak.
"Polisi harus melihat kasus ini secara jernih, karena kasus tersebut bukan merupakan pertikaian antaretnis. Jangan sampai ada kesan seperti itu dan justru bisa melebar," kata dia.
Purba juga mengimbau seluruh pihak melihat kasus tersebut secara jernih dan tidak mudah terprovokasi karena kerusuhan tersebut merupakan persoalan pribadi-pribadi dua kelompok yang dipicu oleh kepentingan bisnis.
"Masyarakat juga harus melihat secara jernih, bahwa kasus ini masalah pribadi yang dipicu oleh kepentingan bisnis dan tidak melibatkan etnis yang ada di Batam," kata Jasarmen.
Kapolresta Barelang, Kombes Karyoto kepada seluruh pengurus Ikabsu yang datang mengatakan akan berlaku adil dengan tidak memberikan perlakuan yang diskriminatif antara dua kubu yang bertikai.
"Kami akan mempertimbangkan aspek-aspek hukum seperti aspek sosial dan aspek kemasyarakatan," kata Karyoto.
Polisi, kata dia, telah menetapkan 12 tersangka termasuk dua ketua kelompok yang bertikai dan masih terus melakukan penyidikan.
"Penyidikan masih terus kami lakukan. Proses hukum terus berjalan," kata dia.
Bentokan di Planet Holiday Batam mengakibatkan satu orang meninggal dan belasan lainnya sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. (KR-LNO/A013)
Editor: Rusdianto
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKKBN Kepri sebut bantuan program Genting disesuaikan dengan kebutuhan keluarga
08 January 2026 13:52 WIB
BKKBN Kepri catat layanan KB gratis jangkau 34.454 peserta baru selama 2025
08 January 2026 11:01 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Polda Kepri mengungkap modus penyelundupan 70 ton daging beku dari Singapura
27 January 2026 16:25 WIB