Batam (ANTARA Kepri) - Seorang anak berumur delapan tahun meninggal dunia dalam kebakaran yang terjadi di permukiman ilegal Muara Takus Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa.
Anak yang masih belum diketahui namanya itu hangus terbakar di dalam rumahnya.
"Kemungkinan dia tertidur sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," kata saksi mata.
Korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Otorita Batam untuk divisum.
Kebakaran di Batu Ampar itu menghanguskan sekitar 60 rumah.
Api mulai menjilat permukiman itu sekitar pukul 06.30 WIB. Saat ini, sudah bisa dikendalikan oleh petugas yang mengerahkan lima mobil pemadam kebakaran.
Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Batam Ardiwinata mengatakan bahwa pemerintah langsung turun tangan membantu sekitar 200 jiwa korban kebakaran.
"Pemerintah langsung membangun tenda di Perumahan Pertamina yang dekat dengan lokasi kejadian," kata Ardi.
Tenda yang dilengkapi dapur umum dan tempat tidur itu menjadi tempat tinggal warga untuk sementara.
Pemerintah juga menyiapkan bantuan natura berupa pakaian, baju, dan perlengkapan lainnya untuk tiga hari ke depan.
"Untuk hari ini, kami langsung memberikan makanan nasi bungkus karena mendesak untuk makan siang," kata Ardi.
Ia mengatakan, berdasarkan kesimpulan sementara, kebakaran diduga akibat kelalaian warga yang melempar barang yang mudah terbakar.
"Sementara diduga ada sepasang suami-istri yang bertengkar, ada barang yang dilempar hingga memicu kebakaran," kata Ardi.
Wakil Wali Kota Batam Rudi langsung menemui korban kebakaran di tempat kejadian.
Ia mengungkapkan keprihatinan atas musibah yang terjadi pada hari pertama setelah Hari Raya Idulfitri 1433 Hijriah (H+1).
"Ini musibah, ujian dari Tuhan, semoga para korban sabar," kata dia.
Rudi menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan yang diperlukan korban kebakaran.
"Diperkirakan jumlah korban mencapai 200 kepala keluarga, untuk itu akan diberikan bantuan. Kasihan mereka," kata Wakil Wali Kota. (Y011/D007)
Editor: Rusdianto
Seorang Anak Meninggal dalam Kebakaran Batam
Selasa, 21 Agustus 2012 19:50 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dirut Terra Drone ditetapkan sebagai tersangka kebakaran ruko tewaskan 22 orang
12 December 2025 8:30 WIB