Jakarta (ANTARA) - Demonstran melempari Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Henik Maryanto dengan botol minuman setelah melakukan dialog dengan peserta aksi di sisi kiri Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, pada Jumat.

Kendati demikian, dia menyampaikan terima kasih kepada demonstran karena mau berdiskusi secara langsung.

"Saya dari niat yang paling tulus mengucapkan permohonan maaf, dan tadi baru selesai ibadah sholat Jumat. Kemudian, kami sholat gaib," kata Henik.

Lebih lanjut, dia memastikan sejumlah tuntutan massa dilaksanakan. Pertama, bertanggung jawab atas insiden kematian seorang pengemudi ojek online (ojol) akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam. 

Dia mengungkapkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri langsung menemui keluarga korban di RS Cipto Mangunkusumo segera setelah peristiwa itu terjadi. 

"Kedua, untuk proses penegakan hukum, saat ini anggota kami melaksanakan proses pemeriksaan di Mabes Polri. Demi Allah, demi Rasul, saya muslim. Jadi, saat ini anggota kami sedang dalam proses pemeriksaan di Mabes Polri," ujar Henik.

Setelah melakukan pertemuan dengan peserta unjuk rasa, Dansat Brimob Polda Metro Jaya beranjak menuju Mako Brimob, dan saat itulah botol-botol minuman dilempar oleh massa ke arah dirinya dan jajarannya.

Sementara itu, ratusan personel TNI terus melakukan pengawalan terhadap massa yang melakukan unjuk rasa di kawasan tersebut. 

Baca selanjutnya
Marinir tenangkan...

 


Personel Marinir TNI AL berhasil menenangkan massa demonstran yang sebelumnya menggelar aksi unjuk di depan Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat.

"Personel Marinir membantu untuk mengamankan saat teman teman sedang melaksanakan aksi unjuk rasa damai," kata Kepala Dinas Penerangan Kormar Letkol (Mar) Aang Andy Warta saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Aang mengatakan, hal tersebut sesuai dengan perintah langsung dari Panglima Korps Marinir Letjen Jenderal (Mar) TNI Endi Supardi.

Endi melanjutkan, masyarakat pun menyambut hangat kedatangan pasukan Marinir di tengah situasi demonstrasi yang cukup memanas.

Massa pun akhirnya diajak berdialog oleh pihak Kostrad sebelum akhirnya membubarkan diri.
 

" Alhamdulillah personel Marinir hadir dan teman-teman demonstran menyambut dengan baik dan situasi langsung kondusif," jelas dia.

Untuk diketahui, aksi demonstrasi di depan Mako Brimob merupakan buntut dari insiden kecelakaan yang menimpa salah seorang pengendara ojek online, Kamis (28/8). Pengendara ojek online itu tergilas mobil Baraccuda Brimob yang melaju di tengah kerumunan massa.

 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Demonstran lempari Dansat Brimob Polda Metro Jaya dengan botol minuman

Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026