Batam (ANTARA Kepri) - Puluhan kendaraan mengantre bahan bakar solar hingga sekitar dua kilometer di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Batam, Rabu.
Dari pantauan nampak di SPBU Tiban Baru, antrean bahkan mencapai sekitar dua kilometer sebelum SPBU, menyebabkan kendaraan lain yang hendak lewat terhambat.
Umumnya, antrean didominasi truk dan bus pariwisata.
"Susah cari solar, dari kemarin kami antre," kata supir bus pariwisata Darmin.
Darmin mengaku terpaksa memarkir busnya di sekitar SPBU sejak pagi, agar langsung dapat solar, begitu pasokan tiba.
Hal yang sama terjadi di SPBU Tiban Lama, namun antreannya sekitar 500 meter di luar SPBU.
Pengemudi truk mengatakan solar sulit didapat sejak sepekan sebelumnya. "Saya ini mutar-mutar saja, dari Batu Aji habis, ke Temiang begitu juga, makanya ke Tiban Lama," kata pengemudi truk Taman.
Sales Area Manager PT Pertamina Wilayah Kepri I Ketut Permadi mengatakan kuota solar dikurangi empat persen dari realisasi penyaluran 2012.
Realisasi penyaluran solar pada 2012 sebanyak 147.864 kiloliter (kl), artinya kuota solar pada 2013 sebesar 141.954,24 kl.
Ketut mengatakan tidak tahu alasan pengurangan pasokan solar untuk Kepri. "Itu wewenang BPH, kami menjalankan saja," kata dia.
Berbanding terbalik dengan solar, pasokan premium untuk Kepri ditambah empat persen dari realisasi tahun sebelumnya.
Ia mengatakan realisasi penyaluran premium pada 2012 sebesar 317.234 kl. Artinya, kuota 2013 menjadi 329.923 kl.(*)
Editor: Dedi
Antrean Solar Mengular di Batam
Rabu, 13 Februari 2013 15:50 WIB
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imigrasi Batam operasikan 18 konter di pelabuhan internasional cegah antrean saat Nataru
20 December 2025 7:46 WIB
Dinkes Tanjungpinang ajak para peserta BPJS daftar antrean lewat mobile JKN
05 August 2025 13:56 WIB, 2025
Wapres cek kelangkaan BBM di Bengkulu, minta SPBU buka 24 jam selama stok ada
28 May 2025 5:01 WIB, 2025
BPTD Kepri pastikan 'buffer zone" cegah antrean di pelabuhan selama libur Nataru
21 December 2024 7:19 WIB, 2024
Polresta Barelang selidiki penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di Batam
17 September 2024 12:59 WIB, 2024