Batam (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menghadirkan empat bus sekolah gratis baru untuk mempermudah mobilitas pelajar di wilayah luar daratan atau hinterland dan memastikan akses pendidikan merata di wilayah setempat.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan penyediaan bus sekolah gratis merupakan bagian dari komitmen Pemkot Batam dalam menempatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas utama.

“Anak-anak kita di hinterland harus mendapatkan pelayanan yang sama. Akses transportasi yang layak menjadi kunci agar mereka bisa mengikuti proses pendidikan dengan baik,” ujar Amsakar saat dikonfirmasi di Batam, Selasa.

Baca juga: Polda Kepri dalami dugaan pemerasan terhadap Gustian Riau

Ia menjelaskan pengadaan bus diperuntukkan khusus bagi pelajar di kawasan Barelang, khususnya rute Galang- Barelang, yang mencakup Jembatan 1 hingga Jembatan 6.

“Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal sekolah hanya karena kendala transportasi, maka dari itu seluruh layanan bus sekolah ini diberikan secara gratis agar tidak menambah beban masyarakat.” kata Amsakar.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Leo Putra menyampaikan penambahan empat bus sekolah baru ini akan memperkuat pelayanan transportasi pendidikan di wilayah luar daratan.

“Dengan tambahan empat unit bus sekolah ini, pelayanan semakin optimal. Saat ini total ada 12 bus sekolah yang operasional. Penambahan armada juga memungkinkan peremajaan dan perawatan bus yang sudah ada,” ujar Leo.

Baca juga: Fatalitas kecelakaan lalu lintas di Batam turun selama 2025

Ia menambahkan keempat bus sekolah tersebut diadakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam. Seluruh kebutuhan operasional, mulai dari pengemudi, bahan bakar, hingga perawatan kendaraan, ditanggung oleh APBD.

Leo menekankan pentingnya ketersediaan armada yang andal di wilayah Galang. Menurutnya, jika satu bus tidak beroperasi, hal tersebut dapat berdampak langsung pada kehadiran siswa di sekolah.

“Di wilayah hinterland, satu bus sangat menentukan. Kalau bus tidak jalan, anak-anak tidak berangkat sekolah. Karena itu, penguatan armada operasional menjadi sangat penting,” ujarnya.

Baca juga:
Perdana beroperasi, SPPG Polresta Tanjungpinang layani 1.515 penerima manfaat MBG

 Akhir tahun, cuaca Kepri diprakirakan berawan


Pewarta : Amandine Nadja
Editor : Yuniati Jannatun Naim
Copyright © ANTARA 2026