Teheran (ANTARA) - Televisi pemerintah Iran pada Minggu (1/3/2026) mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas. Kematian pemimpin tertinggi tersebut terjadi akibat serangan gabungan yang dilancarkan oleh Israel dan Amerika Serikat.
Sebelumnya, media Israel dan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Khamenei telah tewas.
Menurut laporan tersebut, Ayatollah Ali Khamenei telah memimpin negara dengan masa jabatan terlama di Timur Tengah.
Ia menjadi pemimpin tertinggi Iran pada 1989 setelah menjabat sebagai presiden dari 1981 hingga 1989.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan pada Sabtu terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran.
Agresi militer AS dan sekutu utamanya di Timur Tengah itu tidak hanya menyebabkan kerusakan tetapi juga korban sipil.
Iran kemudian membalas agresi itu dengan melancarkan serangan rudal balasan terhadap wilayah Israel, serta terhadap target militer AS di Timur Tengah.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak deeskalasi segera dan penghentian permusuhan di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran serta serangan balasan Teheran.
“Saya menyerukan deeskalasi dan penghentian permusuhan segera. Alternatifnya adalah konflik yang lebih luas dengan konsekuensi serius bagi warga sipil dan stabilitas kawasan,” kata Guterres dalam rapat Dewan Keamanan PBB.
Seperti dilaporkan RIA Novosti dari Markas PBB, New York, Ahad, Guterres mendesak semua pihak segera kembali ke meja perundingan, khususnya terkait program nuklir Iran, guna mencegah krisis semakin memburuk.
Menurutnya, segala upaya harus dilakukan untuk mencegah eskalasi lanjutan yang berpotensi memperluas konflik di kawasan yang sudah tegang.
“Untuk itu, saya menyerukan kepada semua negara anggota agar secara ketat mematuhi kewajiban berdasarkan hukum internasional, termasuk Piagam PBB,” ujarnya.
Sumber: Sputnik
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TV pemerintah Iran konfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei