Natuna (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melakukan pembinaan terhadap tempat penitipan anak atau daycare yang beroperasi di wilayah tersebut guna mencegah terjadinya kekerasan.

Kepala Bidang Pembinaan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal Disdik Natuna Tarnadi, dikonfirmasi di Natuna, Senin, mengatakan kegiatan pembinaan dilakukan dengan turun langsung ke daycare pada Senin pagi.

Pembinaan dilakukan melalui edukasi langsung kepada pengasuh dan pemilik mengenai pola pengasuhan yang baik serta cara menciptakan lingkungan penitipan yang aman dan nyaman bagi anak.

Pada kegiatan itu, Disdik Natuna juga melakukan peninjauan terhadap sarana dan prasarana yang tersedia di daycare.

“Kami rutin melakukan monitoring penyelenggaraan daycare di Natuna dan membentuk grup komunikasi antarpengelola daycare,” ucapnya.

Menurut data Disdik Natuna, saat ini terdapat empat daycare yang beroperasi di wilayah tersebut. Dari jumlah itu, baru tiga yang telah mengantongi izin.

Ia menambahkan, pendirian daycare mengacu pada petunjuk teknis penyelenggaraan yang dikeluarkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015.

Daycare wajib mengurus surat izin operasional, mulai dari persyaratan administratif, teknis, badan hukum, data perkiraan pembiayaan untuk kelangsungan TPA, hingga dokumen rencana pencapaian standar penyelenggaraan paling lama lima tahun,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Natuna Cici Anggresta mengatakan meski pengawasan utama berada di Disdik, dinasnya turut berupaya menciptakan daycare ramah anak.

“Peran dinas kami sebagai pendamping jika terjadi kasus kekerasan, serta memberikan edukasi kepada pengasuh, pemilik, maupun masyarakat,” katanya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disdik Natuna bina "daycare" cegah kekerasan