Jakarta (ANTARA) - Pengguna mobil bermesin diesel perlu lebih cermat agar bisa menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan ketika harga solar naik seperti sekarang.
Saat dihubungi dari Jakarta pada Selasa, pengamat otomotif Bebin Djuana menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan dipengaruhi oleh perawatan kendaraan dan kebiasaan pengemudi.
"Jika selama ini kendaraan sudah dipelihara dengan baik dan benar, tentu tidak lagi banyak hal yang perlu diperhatikan," kata lulusan teknik mesin Universitas Trisakti yang punya pengalaman bekerja di beberapa perusahaan otomotif itu.
"Tinggal membuka buku servis di posisi km berapa kendaraan ada sekarang, perhatikan poin-poin pemeliharaan mesin, hal mana yang belum dikerjakan, itulah yang menjadi pokok perhatian," katanya.
Selain kondisi mesin, menurut dia, faktor teknis lain seperti tekanan angin pada ban juga berpengaruh pada tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan.
"Jangan lupa tekanan angin ban disesuaikan dengan petunjuk, yang sudah mengubah velg dan ukuran ban demi gaul perlu dipertimbangkan untuk kembali ke standar kendaraan," kata Bebin.
Menurut dia, penggunaan ban yang tidak sesuai dengan standar pabrikan dapat membuat kendaraan boros BBM.
"Ban dengan ukuran di atas standar (pabrikan) membuat boros BBM, daya pengereman turun. Tekanan ban di bawah standar memboroskan BBM," katanya.
Bebin menyampaikan bahwa gaya berkendara pengemudi berpengaruh pula pada konsumsi bahan bakar kendaraan.
"Yang sering dilupakan gaya mengemudi sangat menentukan boros tidaknya kendaraan. Hindari gaya agresif dan emosional mengemudi. Ingat setiap tetes BBM saat ini sangat mahal," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kiat menghemat bahan bakar dalam penggunaan mobil diesel