Data Pemilih Ganda Anambas Sirna
Senin, 14 Oktober 2013 20:58 WIB
Anambas (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Anambas menegaskan pihaknya telah menghilangkan data pemilih ganda sebanyak 1.000 data yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
"Kami pastikan semua data pemilih ganda sudah sirna. Karena dari penetapan DPT kedua ini adalah menghilangkan data pemilih ganda," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jefri Budi di Anambas, Senin.
Ia mengatakan, penyusutan data pemilih ganda ini tidak lepas dari koordinasi dan kerja keras PPK dan PPS yang tersebar di seluruh desa/kelurahan yang ada di Anambas.
Menurut Jefri, KPU menekankan kepada 21 PPK dan 162 PPS untuk kerja keras menghubungi pemilih yg memiliki data ganda, untuk memastikan di TPS mana dirinya akan memilih.
"Waktu dimasukan data di sistem KPU pusat, langsung keluar data pemilih mana yang ganda. Setelah tahu mana yang ganda, kami harus hubungi orang per orang untuk memastikan dimana pemilih tersebut akan memilih. Jadi bayangkan berapa keras PPK dan PPS bekerja untuk menghubungi orang orang tersebut untuk menghilangkan pemilih ganda," papar Jefri.
Dari tujuh Kecamatan yang ada di Anambas, kecamatan Siantan adalah pemegang rekor tertinggi pemilih ganda. Hal tersebut terjadi karena arus urbanisasi di Siantan, terutama Kelurahan Tarempa sangat tinggi.
"Tarempa ibukota kabupaten. Banyak juga pegawai yg bekerja di Siantan pada khususnya masih pakai KTP daerah asal (kecamatan asal). Jadi banyak terdapat pemilih ganda disini (Siantan-red)," jelas Jefri.
Selain terhapusnya data ganda, alasan lain adanya penurunan DPT tersebut adalah adanya pemilih yang meninggal dunia atau telah pindah alamat.(Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
"Kami pastikan semua data pemilih ganda sudah sirna. Karena dari penetapan DPT kedua ini adalah menghilangkan data pemilih ganda," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jefri Budi di Anambas, Senin.
Ia mengatakan, penyusutan data pemilih ganda ini tidak lepas dari koordinasi dan kerja keras PPK dan PPS yang tersebar di seluruh desa/kelurahan yang ada di Anambas.
Menurut Jefri, KPU menekankan kepada 21 PPK dan 162 PPS untuk kerja keras menghubungi pemilih yg memiliki data ganda, untuk memastikan di TPS mana dirinya akan memilih.
"Waktu dimasukan data di sistem KPU pusat, langsung keluar data pemilih mana yang ganda. Setelah tahu mana yang ganda, kami harus hubungi orang per orang untuk memastikan dimana pemilih tersebut akan memilih. Jadi bayangkan berapa keras PPK dan PPS bekerja untuk menghubungi orang orang tersebut untuk menghilangkan pemilih ganda," papar Jefri.
Dari tujuh Kecamatan yang ada di Anambas, kecamatan Siantan adalah pemegang rekor tertinggi pemilih ganda. Hal tersebut terjadi karena arus urbanisasi di Siantan, terutama Kelurahan Tarempa sangat tinggi.
"Tarempa ibukota kabupaten. Banyak juga pegawai yg bekerja di Siantan pada khususnya masih pakai KTP daerah asal (kecamatan asal). Jadi banyak terdapat pemilih ganda disini (Siantan-red)," jelas Jefri.
Selain terhapusnya data ganda, alasan lain adanya penurunan DPT tersebut adalah adanya pemilih yang meninggal dunia atau telah pindah alamat.(Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bawaslu Tanjungpinang evaluasi penurunan partisipasi pemilih pada pilkada
25 January 2025 8:00 WIB, 2025
Ombudsman soroti rendahnya partisipasi pemilih pada Pilkada Kepri 2024
12 December 2024 9:50 WIB, 2024
KPU Kepri evaluasi penurunan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024
09 December 2024 13:46 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB