Tanjungpinang (Antara Kepri) - Komisi Pemilihan Umum di tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Riau memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada sukarelawan demokrasi yang akan membantu KPU dalam menyosialisasikan Pemilu 2014.

"Hari ini, beberapa Komisi Pemilihan Umum (KPU) di kabupaten/kota telah memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada sukarelawan demokrasi. Kita berharap mereka bisa langsung bekerja," kata anggota KPU Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Arison di Tanjungpinang, Selasa.

Arison mengatakan bahwa sukarelawan demokrasi yang direkrut masing-masing KPU Kabupaten/Kota sebanyak 25 orang atau totalnya 175 sukarelawan demokrasi.

"Nanti akan ada tambahan sebanyak 100 sukarelawan demokrasi yang direkrut oleh KPU Provinsi," kata Arison.

Menurut dia, para sukarelawan demokrasi yang juga diberikan pengganti uang transportasi itu direkrut dari lima golongan atau kelompok, yaitu pemilih pemula, pemilih perempuan, pemilih kelompok keagamaan, kelompok termarginalkan, seperti di pulau-pulau terluar atau daerah pesisir, dan terakhir dari kelompok pemilih disabilitas.

"Mereka diharapkan menjadi perpanjangan tangan KPU untuk menyosialisasikan Pemilu 2014 agar partisipasi pemilih meningkat, minimal 75 persen dari total jumlah daftar pemilih tetap (DPT)," harap Arison.

Pada Pemilu 2009, kata dia, tingkat partisipasi pemilih di Kepri mencapai 69 persen, dan diharapkan pada Pemilu 2014 mencapai minimal 75 persen yang juga sesuai dengan target KPU Pusat.

"Diharapkan target partisipasi pemilih itu tercapai dan kami juga mengajak masyarakat untuk beramai-ramai mendatangi tempat pemungutan suara pada tanggal 9 April 2014 untuk menentukan masa depan bangsa," ujar Arison. (Antara)

Editor: Rusdianto