Seorang Balita Meninggal Dalam Kebakaran Bengkong Batam
Jumat, 21 Februari 2014 13:18 WIB
Warga melihat lokasi tempat terbakarnya seorang balita bernama Valentino (3) di Bengkong Dalam, Batam, Jumat (21/2). Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik melahap delapan unit rumah di lingkungan itu, mobil pemadam kesulitan menjangkau
Batam (Antara Kepri) - Seorang balita bernama Rendra Valentino meninggal di kamar dalam kebakaran di Bengkong Dalam, Kota Batam, yang juga menghanguskan lima rumah, Jumat.
Jenazah korban, kata Haryati selaku saksi mata, ditemukan terlentang di atas tempat tidur dalam kondisi seluruh tubuh hangus terbakar.
Haryati mengatakan api bermula dari rumah dua tingkat milik Mila sekitar pukul 07.30 WIB.
"Setelah api terlihat, semua warga sibuk menyelamatkan barang masing-masing. Kami 'sempet' melihat Rendra Valentino sudah sempat keluar, namun entah mengapa balik lagi masuk kamar," kata dia.
Dalam waktu singkat, api menjalar ke beberapa rumah deret di samping kanan dan kiri. Selain lima rumah ludes, delapan rumah lain terimbas namun tidak sampai luluh lantak.
Kanit Sabara Polsek Bengkong, Ipda Nuryasin menduga kebakaran berasal dari hubungan pendek arus listrik obat nyamuk elektrik.
"Dugaan sementara 'emang' konsleting. Namun kami masih terus melakukan penyidikan untuk memastikan penyebabnya," kata dia.
Saat ini, jenazah korban masih berada di Kamar Jenazah Rumah Sakit Otorita Badan Pengusahaan Batam di Sekupang untuk menjalani visum.
Fransisca, ibu korban yang juga beada di kamar janazah tidak henti-hentinya menanangisi kepergian anak satu-satunya tersebut.
Menurut keluarga korban, Jesica sempat beberapa kali pingsan dan mendapat perawatan di Puskesmas sebelum diizinkan menjenguk anaknya di kamar jenazah.
Keluarga mengatakan, anak tersebut akan dimakamkan pada Sabtu siang di Batam.(Antara)
Editor: Dedi
Jenazah korban, kata Haryati selaku saksi mata, ditemukan terlentang di atas tempat tidur dalam kondisi seluruh tubuh hangus terbakar.
Haryati mengatakan api bermula dari rumah dua tingkat milik Mila sekitar pukul 07.30 WIB.
"Setelah api terlihat, semua warga sibuk menyelamatkan barang masing-masing. Kami 'sempet' melihat Rendra Valentino sudah sempat keluar, namun entah mengapa balik lagi masuk kamar," kata dia.
Dalam waktu singkat, api menjalar ke beberapa rumah deret di samping kanan dan kiri. Selain lima rumah ludes, delapan rumah lain terimbas namun tidak sampai luluh lantak.
Kanit Sabara Polsek Bengkong, Ipda Nuryasin menduga kebakaran berasal dari hubungan pendek arus listrik obat nyamuk elektrik.
"Dugaan sementara 'emang' konsleting. Namun kami masih terus melakukan penyidikan untuk memastikan penyebabnya," kata dia.
Saat ini, jenazah korban masih berada di Kamar Jenazah Rumah Sakit Otorita Badan Pengusahaan Batam di Sekupang untuk menjalani visum.
Fransisca, ibu korban yang juga beada di kamar janazah tidak henti-hentinya menanangisi kepergian anak satu-satunya tersebut.
Menurut keluarga korban, Jesica sempat beberapa kali pingsan dan mendapat perawatan di Puskesmas sebelum diizinkan menjenguk anaknya di kamar jenazah.
Keluarga mengatakan, anak tersebut akan dimakamkan pada Sabtu siang di Batam.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta :
Editor : Jo Seng Bie
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
47 SPPG di Batam layani 165 ribu penerima termasuk kelompok ibu hamil dan balita
17 September 2025 10:54 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Dinsos Batam intensifkan penertiban pengemis, pengamen dan penjual di jalanan
29 January 2026 12:50 WIB