KPU: Pilkada Serentak 2020
Kamis, 18 Desember 2014 10:06 WIB
Tanjungpinang (Antara Kepri) - Hasil Rakornas KPU se Indonesia di Jakarta pada Rabu (17/12) menjelaskan bahwa untuk periode walikota pada Pilwako 2018 hanya menjalani 2 tahun masa kerja hingga kembali mengadakan Pilkada serentak seluruh Indonesia pada 2020.
"Walaupun hanya menjalani 2 tahun masa kerja, tetapi tidak dihitung 1 periode," kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria saat dihubungi di Jakarta.
Bahkan, lanjut dia, walikota terpilih pada periode 2018-2020 tersebut bisa kembali mencalonkan diri di Pilwako periode 2020-2025. Di Indonesia, kondisi periode yang sama dengan Tanjungpinang ada sekitar 60 daerah.
Sementara untuk Pilkada serentak pada 2018 nanti, ada sekitar 118 kabupaten kota se Indonesia.
Ia mengatakan, meskipun nanti hanya bertugas 2 tahun, namun gaji walikota periode 2018-2020, sama dengan 1 periode atau 5 tahun masa kerja.
"Namanya insentif termasuk uang pensiunnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Dirjen Kementrian Dalam Negeri, Prof. DR. Johermansyah Johan," tegas Robby.
Ia menjelaskan, agenda Pilwako di Tanjungpinang yang seharusnya dilakukan pada 2017 diundur untuk dilakukan serentak seluruh Indonesia pada 2018.
"Masa periodenya pun diundur ke 2018, kemungkinan ada pejabat sementara untuk pelaksanaan tugas nanti," ucapnya.
Selain itu, sambung Robby, untuk anggaran Pilkada pada 2018 seluruh Indonesia sudah menggunakan APBN.
"Tentunya tahap tersebut menunggu persetujuan DPR RI pada Januari 2015," kata Robby. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
"Walaupun hanya menjalani 2 tahun masa kerja, tetapi tidak dihitung 1 periode," kata Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Robby Patria saat dihubungi di Jakarta.
Bahkan, lanjut dia, walikota terpilih pada periode 2018-2020 tersebut bisa kembali mencalonkan diri di Pilwako periode 2020-2025. Di Indonesia, kondisi periode yang sama dengan Tanjungpinang ada sekitar 60 daerah.
Sementara untuk Pilkada serentak pada 2018 nanti, ada sekitar 118 kabupaten kota se Indonesia.
Ia mengatakan, meskipun nanti hanya bertugas 2 tahun, namun gaji walikota periode 2018-2020, sama dengan 1 periode atau 5 tahun masa kerja.
"Namanya insentif termasuk uang pensiunnya sebagaimana yang dijelaskan oleh Dirjen Kementrian Dalam Negeri, Prof. DR. Johermansyah Johan," tegas Robby.
Ia menjelaskan, agenda Pilwako di Tanjungpinang yang seharusnya dilakukan pada 2017 diundur untuk dilakukan serentak seluruh Indonesia pada 2018.
"Masa periodenya pun diundur ke 2018, kemungkinan ada pejabat sementara untuk pelaksanaan tugas nanti," ucapnya.
Selain itu, sambung Robby, untuk anggaran Pilkada pada 2018 seluruh Indonesia sudah menggunakan APBN.
"Tentunya tahap tersebut menunggu persetujuan DPR RI pada Januari 2015," kata Robby. (Antara)
Editor: Evy R. Syamsir
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Kepri nilai sinergi antar pemangku kepentingan sukseskan Pilkada Serentak
25 February 2025 19:47 WIB, 2025
KPU Batam: Amsakar-Claudia ditetapkan sebagai kepala daerah terpilih di Pilkada 2025
06 February 2025 17:21 WIB, 2025
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB
Atraksi drone perjalanan Indonesia warnai langit di Bundaran HI di perayaan HUT RI
18 August 2026 7:10 WIB