KPU: Peserta Pilkada Batam Belum Serahkan LDAK
Kamis, 27 Agustus 2015 4:33 WIB
Batam (Antara Kepri) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam Kepulauan Riau Agus Setiawan menyatakan hingga Rabu sekitar pukul 14.30 WIB, belum ada peserta Pilkada yang menyerahkan Laporan Dana Awal Kampanye (LADK), sesuai persyaratan.
"Sampai sekarang belum ada yang menyerahkan LADK, kami akan tunggu terus," kata Agus Setiawan di Batam, Rabu.
Berdasarkan tahapan Pilkada serentak 2015, KPU memerintahkan seluruh peserta Pilkada menyerahkan LADK pada 26 Agustus 2016, paling lambat pukul 16.00 WIB.
Agus menyatakan jika hingga pukul 16.00 WIB peserta Pilkada belum juga menyerahkan LADK, maka KPU akan memberikan teguran.
Ketua KPU meminta stafnya untuk terus berkomunikasi dengan tim penghubung peserta Pilkada, demi memastikan syarat dilengkapi sebelum batas waktunya.
"Dan mereka komitmen untuk menyerahkan laporan sebelum batas akhir, kami lihat saja nanti," kata dia.
Sebelumnya, ditemui saat pengundian nomor urut peserta Pilkada, calon wali kota Batam Muhammad Rudi mengatakan belum mengalokasikan dana khusus untuk kampanye.
Ia juga menolak menyebutkan besaran dana awal kampanye yang akan dilaporkan ke KPU.
"Berapa saja, sesuai kebutuhan di lapangan. Saya punya pas-pas saja," kata calon wali kota petahana itu.
Sementara itu calon wali kota Batam Ria Saptarika mengaku mengumpulkan dana kampanye dari sejumlah pendukung yang simpatik dengan perjuangannya.
"Syukurlah, sejauh ini ada saja yang menyumbang. Bukan pengusaha, tetapi masyarakat biasa," kata Ria yang diusung PAN dan PDI Perjuangan itu.
Mantan wakil wali kota Batam 2006-2011 itu mengaku sudah menyiapkan sejumlah dana untuk kampanye, saksi dan atribut kampanye. Sayang ia enggan menyebut jumlah rupiah yang disiapkan.
"Sudah persiapan, jumlahnya wajar saja," kata pria yang tidak tergabung dalam partai apa pun itu.
Pilkada Batam diikuti dua pasang calon wali kota dan wakil wali kota, yaitu Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad dengan nomor urut 1 dan Ria Saptarika-Sulistiana dengan nomor urut 2.
Muhammad Rudi-Amsakar (Ramah) diusung Partai Demokrat, PKPI, Partai Hanura dan Partai Gerindra, sedang Ria Saptarika-Sulistiana diusung PDIP dan PAN. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Sampai sekarang belum ada yang menyerahkan LADK, kami akan tunggu terus," kata Agus Setiawan di Batam, Rabu.
Berdasarkan tahapan Pilkada serentak 2015, KPU memerintahkan seluruh peserta Pilkada menyerahkan LADK pada 26 Agustus 2016, paling lambat pukul 16.00 WIB.
Agus menyatakan jika hingga pukul 16.00 WIB peserta Pilkada belum juga menyerahkan LADK, maka KPU akan memberikan teguran.
Ketua KPU meminta stafnya untuk terus berkomunikasi dengan tim penghubung peserta Pilkada, demi memastikan syarat dilengkapi sebelum batas waktunya.
"Dan mereka komitmen untuk menyerahkan laporan sebelum batas akhir, kami lihat saja nanti," kata dia.
Sebelumnya, ditemui saat pengundian nomor urut peserta Pilkada, calon wali kota Batam Muhammad Rudi mengatakan belum mengalokasikan dana khusus untuk kampanye.
Ia juga menolak menyebutkan besaran dana awal kampanye yang akan dilaporkan ke KPU.
"Berapa saja, sesuai kebutuhan di lapangan. Saya punya pas-pas saja," kata calon wali kota petahana itu.
Sementara itu calon wali kota Batam Ria Saptarika mengaku mengumpulkan dana kampanye dari sejumlah pendukung yang simpatik dengan perjuangannya.
"Syukurlah, sejauh ini ada saja yang menyumbang. Bukan pengusaha, tetapi masyarakat biasa," kata Ria yang diusung PAN dan PDI Perjuangan itu.
Mantan wakil wali kota Batam 2006-2011 itu mengaku sudah menyiapkan sejumlah dana untuk kampanye, saksi dan atribut kampanye. Sayang ia enggan menyebut jumlah rupiah yang disiapkan.
"Sudah persiapan, jumlahnya wajar saja," kata pria yang tidak tergabung dalam partai apa pun itu.
Pilkada Batam diikuti dua pasang calon wali kota dan wakil wali kota, yaitu Muhammad Rudi-Amsakar Ahmad dengan nomor urut 1 dan Ria Saptarika-Sulistiana dengan nomor urut 2.
Muhammad Rudi-Amsakar (Ramah) diusung Partai Demokrat, PKPI, Partai Hanura dan Partai Gerindra, sedang Ria Saptarika-Sulistiana diusung PDIP dan PAN. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPK sebut dugaan korupsi KPU dan gas air mata belum naik ke tahap penyelidikan
21 November 2025 11:34 WIB
Mantan ketua KPU Arief Budiman jadi saksi dalam sidang Hasto Kristiyanto
17 April 2025 11:13 WIB, 2025
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Atraksi drone perjalanan Indonesia warnai langit di Bundaran HI di perayaan HUT RI
18 August 2026 7:10 WIB
HUT 81 RI, Gubernur Kepri ajak masyarakat kenang jasa pahlawan Raja Ali Haji
17 August 2026 12:17 WIB