Peserta Diklat Diplomat akan Promosikan Batam
Kamis, 31 Maret 2016 3:40 WIB
Batam (Antara Kepri) - Sebanyak 35 peserta Diklat Diplomat Kementerian Luar Negeri akan membantu mempromosikan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.
"Kami ingin peserta mendapatkan pemahaman lebih lanjut, sehingga bisa membantu mempromosikan berbagai bidang di Batam dan Indonesia. Karena salah satu tugas diplomat adalah mempromosikan berbagai potensi negara," kata Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) Kemenlu RI, Nana Yuliana di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu.
Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Kepala BP Batam, Jon Arizal, sejumlah pejabat utama BP Batam, Kadisnaker Kota Batam, Zarefriadi dan Kepala Imigrasi Kelas Khusus Batam, Agus Widjaja.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemaparan dan diskusi atas permasalahan keimigrasian, ketenagakerjaan yang dihadapi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
"Diplomat Indonesia di luar negeri juga berfungsi membantu promosi investasi dan pariwisata."kata dia.
Wakil Kepala BP Batam, Jon Arizal menyambut baik kedatangan calon diplomat tersebut ke BP Batam untuk menggali berbagai informasi untuk mempromosikan wilayah tersebut.
Ia berharap, calon diplomat yang hadir dapat menjadi agen investasi juga untuk Batam sehingga investor dan wisatawan asing semakin banyak.
"Kami berharap para peserta didik diplomat yang akan bertugas di mancanegara ini, bisa membantu promosi investasi di Batam. Diplomat bisa jadi agen investasi dalam membangun Indonesia," kata dia.
Usai mengunjungi BP Batam para calon diplomat tersebut juga direncanakan mengunjungi ratusan pencari suaka di Rudenim Batam Wilayah Sekupang.
Kepala Imigrasi Batam, Agus Widjaja mengatakan saat ini Batam menjadi salah satu tujuan warga asing pencari suaka.
Selain di Rudenim, pencari suaka juga ada di Hotel Kolekta dan Taman Aspirasi Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Kami ingin peserta mendapatkan pemahaman lebih lanjut, sehingga bisa membantu mempromosikan berbagai bidang di Batam dan Indonesia. Karena salah satu tugas diplomat adalah mempromosikan berbagai potensi negara," kata Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri (Sekdilu) Kemenlu RI, Nana Yuliana di kantor Badan Pengusahaan (BP) Batam, Rabu.
Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Kepala BP Batam, Jon Arizal, sejumlah pejabat utama BP Batam, Kadisnaker Kota Batam, Zarefriadi dan Kepala Imigrasi Kelas Khusus Batam, Agus Widjaja.
Dalam kesempatan tersebut dilakukan pemaparan dan diskusi atas permasalahan keimigrasian, ketenagakerjaan yang dihadapi Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.
"Diplomat Indonesia di luar negeri juga berfungsi membantu promosi investasi dan pariwisata."kata dia.
Wakil Kepala BP Batam, Jon Arizal menyambut baik kedatangan calon diplomat tersebut ke BP Batam untuk menggali berbagai informasi untuk mempromosikan wilayah tersebut.
Ia berharap, calon diplomat yang hadir dapat menjadi agen investasi juga untuk Batam sehingga investor dan wisatawan asing semakin banyak.
"Kami berharap para peserta didik diplomat yang akan bertugas di mancanegara ini, bisa membantu promosi investasi di Batam. Diplomat bisa jadi agen investasi dalam membangun Indonesia," kata dia.
Usai mengunjungi BP Batam para calon diplomat tersebut juga direncanakan mengunjungi ratusan pencari suaka di Rudenim Batam Wilayah Sekupang.
Kepala Imigrasi Batam, Agus Widjaja mengatakan saat ini Batam menjadi salah satu tujuan warga asing pencari suaka.
Selain di Rudenim, pencari suaka juga ada di Hotel Kolekta dan Taman Aspirasi Batam. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Larno
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Info BP Batam
Lihat Juga
Pemda DIY apresiasi partisipasi BP Batam di pameran Jogja TCTI 2021
28 November 2021 10:03 WIB, 2021
BP Batam sosialisasikan pengembangan infrastruktur kawasan dan destinasi wisata di Bogor
24 October 2021 11:23 WIB, 2021