Lingga (Antara Kepri) - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lingga berharap para pimpian SKPD dalam Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) yang baru saja dilantik akhir tahun 2016 kemarin, mampu mengimbangi ritme kerja Awe-Nizar.

Saffaruddin, Ketua KNPI Kabupaten Lingga di Daik, Selasa (3/1) mengatakan, tahun 2017 menjadi titik awal penilaian masyarakat terhadap totalitas kerja Bupati dan Wakil Bupati Lingga dalam merealisasikan visi dan misi kampanyenya.

"Kerja Awe-Nizar sudah mulai dinilai pada tahun ini. Untuk itu setiap SKPD-nya harus mampu bekerja, mencapai visi dan misi itu," kata dia.

Menurutnya, sepanjang tahun 2016 lalu, Awe Nizar telah membuktikan tekat membangun Lingga yang lebih baik seperti jargon kampanyenya "Lingga Terbilang 2020".

"Beberapa misi telah menampakkan awal yang baik, seperti salah satunya membangun ketahanan pangan daerah dengan mencetak sawah menggunakan modal pribadi beliau di Desa Sungai Besar Lingga Utara, untuk dijadikan percontohan," tuturnya.

Namun, Lanjut Safar, itu baru bagian awalnya saja. Masih banyak kerja lain yang harus terus dilakukan pemerintah dalam mengejar visi dan misi Lingga Terbilang tersebut.

"Ibaratnya, Bupati sudah merintis jalan. Tinggal SKPD terkait yang melanjutkannya sampai menjadi berguna untuk masyarakat banyak," ungkap tokoh pemuda tersebut.

Pada tahun ini, banyak rencana pembangunan yang direncanakan Awe-Nizar. Mulai dari pembangunan yang sifatnya langsung menyentuh ke masyarakat, maupun pembangunan jangka menengah seperti merubah kepulauan Senayang menjadi pusat kemaritiman Kabupaten.

"Ini kerja besar, kalau SKPD yang terlibat didalamnya tidak mampu mengikuti ritme kerja ini, maka rencana Lingga Terbilang akan sulit di capai," kata dia lagi.

Dia juga berharap, perampingan SOTK tidak menghambat kinerja setiap dinas dalam meningkatkan pelayanan terhadap publik.

"Kami minta Bupati terus menilai kinerja SKPD-nya. Kalau memang tidak bisa kerja, sebaiknya segera di ganti. Target Lingga Terbilang tahun 2020 bukanlah waktu yang panjang," tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Lingga Alias Wello telah melantik 458 pejabat Eselon II, III dan IV di area percontohan sawah organik Desa Sungai Besar Lingga Utara, guna mengisi SOTK baru tahun 2017.

Adapun sejumlah nama yang menempati posisi pimpinan SKPD untuk SOTK baru tersebut diantaranya, mantan kepala BPMPdes Said Rudifallo sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Siswandi masih tetap di posisi lamanya sebagai Kepala Inspektorat, mantan Kadinsos Drs Muslim sebagai Kaban Kesbangpol.

Kemudian, mantan Kadisdikpora Lingga sekaligus Plt Sekda, Said Parman menjabat Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Agustrinur sebagai Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta mantan Asisten I Bupati, Drs Idrus menjabat Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga.

Selain itu, mantan Asisten II Bupati, Kasiman menjabat Kadisdik, mantan Kepala Bappeda HM Ishak menjabat Kadisbud, mantan Kabag Humas Yusrizal menjabat Kadishub, dan Junaidi masih tetap di Dinas Lingkungan Hidup.

Selanjutnya, mantan Kadisperindakop Muzammil menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perinduatrian, Muhammad All Imran Kapela Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, mantan Kepala BKD Syamsudi menjabat Kadisdukcapil, dan Rusli masih menjabat Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Mantan Kadisdukcapil Ayuzar menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Said Nursyahdu menjabat sebagai Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Azet sebagai Sekretaris sekaligus menjabat Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset , dr Muhammad Syamsu Rizal sebagai Sekretaris sekaligus Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB.

Fahrurrazi ditunjuk sebagai Sekretaris sekaligus Plt Kadis Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan, Ari Setia Dharma sebagai Sekretaris sekaligus Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Said Sudrajad Seretaris sekaligus Plt Kepala Badan Pendapatan, Aang Abu Bakar sebagai Sekretaris sekaligus Plt Kadis Kelautan dan Perikanan.

Sementara mantan Kepala BPBD Abdul Khatab tidak bergeser dari posisi awalnya, Syaiful menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pengurus KORPRI, dan Mira Gustilawati sebagai sekretaris KPPAD. (Antara)

Editor: Evy R Syamsir