Batam (Antara Kepri) - Pemerintah Pusat menganggarkan Rp3 miliar untuk membantu nelayan ikan tangkap di Kota Batam Kepulauan Riau, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017.
"DAK 2017 untuk Perikanan disalurkan untuk perikanan tangkap, tahun ini Rp3 miliar," kata Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Husaini, Jumat.
Bantuan yang diberikan berupa kapal, mesin kapal dan alat-alat tangkap satu paket.
Sayang, Husaini tidak memastikan jumlah paket bantuan yang akan diberikan kepada nelayan tangkap, dan jumlah nelayan yang akan menerimanya.
Namun, ia menegaskan bantuan akan disalurkan melalui kelompok nelayan yang berbadan hukum, bisa berbentuk koperasi sesuai dengan peraturan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Ia mengatakan jumlah penyaluran DAK untuk Perikanan tahun ini menurun drastis dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp5 miliar.
"Itu karena evaluasi serapan dana DAK 2016 tidak sampai 70 persen," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian, Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam Wan Darussalam menyatakan Pemkot memperoleh total DAK sebesar Rp149 miliar pada APBD 2017.
Ia mengatakan DAK itu dialokasikan ke delapan bidang kerja yaitu, pendidikan, kesehatan, jalan, lingkungan hidup, perikanan, pertanian, perbatasan dan kawasan kumuh.
Menurut Wan, dana DAK paling besar dialokasikan untuk pembangunan jalan namun ia tidak bisa memastikan nama-nama rencana pembangunan atau pembenahan jalan yang akan dilakukan menggunakan DAK 2017.
Wan hanya mengatakan DAK untuk jalan bukanlah proyek pelebaran jalan Jodoh-Nagoya-Batam Center yang kini tengah dilakukan Pemkot.
Sekretaris Daerah Kota Batam Jefriden menyatakan setiap OPD menyusun rencana permohonan DAK sesuai dengan kebutuhan masing-masing di tiap bidang.
Ia berharap DAK untuk Kota Batam menjadi prioritas dengan mempertimbangkan wilayahnya yang strategis berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, juga wilayahnya yang terdiri dari pulau-pulau kecil.
"Menurut Presiden untuk daerah perbatasan ada prioritas," kata Jefriden. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pemerintah Anggarkan DAK Rp3 Miliar Bantu Nelayan
Jumat, 24 Februari 2017 20:10 WIB
Pewarta : YJ Naim
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelni Tanjungpinang ajak warga manfaatkan diskon tiket kapal periode libur sekolah
06 June 2026 15:57 WIB
Pemerintah Jepang setujui subsidi energi Rp57,4 triliun dampak konflik Timur Tengah
26 May 2026 14:25 WIB
Pemerintah target nilai tukar rupiah ke dolar di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500
20 May 2026 11:54 WIB
Bulog Tanjungpinang tunggu penugasan pemerintah salurkan jagung pipil ke peternak
16 May 2026 17:12 WIB
Prabowo sebut pemerintah berhasil operasionalkan 1.061 Kopdes Merah Putih dalam 7 bulan
16 May 2026 15:34 WIB