Kostum Sang Sapurba Semarakkan Karnaval WACI 2017
Jumat, 11 Agustus 2017 19:43 WIB
Ketua AKARI Kepri Silvia Hilda Kusumaningtyas melakukan persiapan Karnaval WACI di Jember. (antarakepri.com/Danna Tampi)
Jember (Antara Kepri) - Kostum Sang Sapurba akan menyemarakkan karnaval "Wonderful Archipelago Carnival Indonesia" (WACI) di Jember, Jawa Timur yang digelar 12-13 Agustus 2017.
"Sang Sapurba adalah maharaja kerajaan Melayu. Dia juga digelar Sri Tri buana atau raja yang berkuasa di tiga benua yang menjadi empayar Melayu. Kostum Sang Sapurba menjadi unggulan kami untuk ditampilkan dalam karnaval ini," kata Sekertaris Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Kepri, Evy Ratnawati Syamsir di Jember, Jumat.
Kisah Sang Sapurba, menurut Evy, berasal dari Dinasti Syailendra bermula dari perjalanannya mencari ibu kota baru setelah kerajaannya diserang Raja Chola dari India.
Setelah meningalkan pusat pemerintahan lama di Pulau Sumatera, Sang Sapurba dinobatkan menjadi raja di Pulau Bintan.
Dari sinilah imperium kerajaan Melayu bangkit hingga dibangun Singapura dan kerajaan Melayu yang terus berkembang. Begitu juga dengan peradabannya yang beradaptasi dengan Cina, India dan Timur Tengah.
"Disini kita berusaha mengangkat kembali kearifan lokal dan budaya Melayu pada kegiatan Karnaval WACI. Kita berharap melalui cerita Sang Sapurba dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam berbangsa," kata dia.
Provinsi Kepulauan Riau untuk keempat kalinya mengikuti kegiatan yang digelar Akari bersama Kementerian Pariwisata yang merupakan ajang untuk menampilkan budaya nusantara masing-masing.
"Untuk keempat kalinya kepri mengikuti kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menampilkan budaya nusantara masing-masing daerah," kata Ketua AKARI Kepri Silvia Hilda Kusumaningtyas.
Silvia mengatakan sebanyak 40 kostum dari 3 kabupaten/kota di Kepri akan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Kostum-konstum tersebut dikemas menarik sesuai dengan kebudayaan dan kesenian masyarakat melayu dalam wisata karnaval di Jember.
"Persiapan maksimal telah dilakukan dengan baik. Kita targetkan Kepri nantinya dapat menjadi Destinasi Karnaval di Asia Tenggara, dan berharap dapat membawa nama baik Provinsi Kepulauan Riau dimata dunia," kata dia.
Sementara itu, peserta karnaval asal Kabupaten Lingga, Panca Dwikora mengatakan kegiatan yang digelar dua hari ini, merupakan yang keduanya bagi dirinya.
"Untuk persiapan sudah saya lakukan matang sejak satu bulan yang lalu," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
"Sang Sapurba adalah maharaja kerajaan Melayu. Dia juga digelar Sri Tri buana atau raja yang berkuasa di tiga benua yang menjadi empayar Melayu. Kostum Sang Sapurba menjadi unggulan kami untuk ditampilkan dalam karnaval ini," kata Sekertaris Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) Kepri, Evy Ratnawati Syamsir di Jember, Jumat.
Kisah Sang Sapurba, menurut Evy, berasal dari Dinasti Syailendra bermula dari perjalanannya mencari ibu kota baru setelah kerajaannya diserang Raja Chola dari India.
Setelah meningalkan pusat pemerintahan lama di Pulau Sumatera, Sang Sapurba dinobatkan menjadi raja di Pulau Bintan.
Dari sinilah imperium kerajaan Melayu bangkit hingga dibangun Singapura dan kerajaan Melayu yang terus berkembang. Begitu juga dengan peradabannya yang beradaptasi dengan Cina, India dan Timur Tengah.
"Disini kita berusaha mengangkat kembali kearifan lokal dan budaya Melayu pada kegiatan Karnaval WACI. Kita berharap melalui cerita Sang Sapurba dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam berbangsa," kata dia.
Provinsi Kepulauan Riau untuk keempat kalinya mengikuti kegiatan yang digelar Akari bersama Kementerian Pariwisata yang merupakan ajang untuk menampilkan budaya nusantara masing-masing.
"Untuk keempat kalinya kepri mengikuti kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi Karnaval Indonesia (AKARI) bersama Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang menampilkan budaya nusantara masing-masing daerah," kata Ketua AKARI Kepri Silvia Hilda Kusumaningtyas.
Silvia mengatakan sebanyak 40 kostum dari 3 kabupaten/kota di Kepri akan ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Kostum-konstum tersebut dikemas menarik sesuai dengan kebudayaan dan kesenian masyarakat melayu dalam wisata karnaval di Jember.
"Persiapan maksimal telah dilakukan dengan baik. Kita targetkan Kepri nantinya dapat menjadi Destinasi Karnaval di Asia Tenggara, dan berharap dapat membawa nama baik Provinsi Kepulauan Riau dimata dunia," kata dia.
Sementara itu, peserta karnaval asal Kabupaten Lingga, Panca Dwikora mengatakan kegiatan yang digelar dua hari ini, merupakan yang keduanya bagi dirinya.
"Untuk persiapan sudah saya lakukan matang sejak satu bulan yang lalu," kata dia. (Antara)
Editor: Rusdianto
Pewarta : Danna Tampi
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sandra Dewi sebut 88 tas mewah miliknya tak ada yang dibelikan sang suami
21 October 2024 17:51 WIB, 2024
Atlet tinju putri Kepri siap teruskan warisan sang ayah di PON XXI Aceh-Sumut
04 September 2024 10:48 WIB, 2024
Olimpiade Paris, Rizki Juniansyah cium dan cuci kaki sang ibu sebelum bertanding
09 August 2024 8:35 WIB, 2024
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB