Dua Pemuda Batam Luncurkan Buku Kolaborasi Inspiratif
Sabtu, 28 Oktober 2017 20:16 WIB
Ahmad Syaifudin (Baju Biru) dan Muhammad Zulkarnain Purba (Baju Kuning) dalam peluncuran dan bedah buku 29 Solusi Untuk Indonesia Muda Berdaya. (Foto: Danna Tampi)
Batam (Antara Kepri) - Ahmad Syaifudin dan Muhammad Zulkarnain Purba, dua pemuda asal Batam meluncurkan buku berjudul 29 Solusi Untuk Indonesia Muda Berdaya.
"Buku ini merupakan karya dari 29 penulis muda alumni Future Leader Summit (FLS) yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia," Kata Muhammad Zulkarnain Purba saat melakukan peluncuran dan bedah buku di Batam, Sabtu.
Future Leader Summit (FLS) merupakan sebuah program konferensi paralel kepemudaan berskala nasional. Program ini telah sukses digelar di Semarang Jawa Tengah, pada 09-10 September 2017.
Zulkarnain mengungkapkan, dalam proses pembuatan karya buku ini dirinya harus bersaing dengan 25.512 orang pendaftar di Future Leader Summit 2017 (FLS), hingga akhirnya dari jumlah tersebut terseleksi 29 Peserta yang mendapatkan kesempatan untuk menulis kisah inspiratif dari daerah asal.
"Alhamdulillah, dua dari perwakilan delegasi Batam lolos seleksi. Dimana melalui buku antologi atau kumpulan karya inspiratif pemuda memiliki dua kategori, yaitu Ide Baik dan Solusi Kongkrit," kata dia.
Dalam karya tulisnya, Zulkarnain mencoba menyampaikan pesan bagaimana cara mengubah sampah menjadi rupiah, sebagai wujud nyata pemuda untuk bangsa.
Sementara Ahmad Syaifudin dalam karya tulisnya mengambil tema Natu Nugget Food, sadarkan gaya hidup sehat masyarakat.
"Melalui tulisan ini saya mencoba menyadarkan masyarakat akan gaya hidup sehat melalui makanan dan bergabung bersama komunitas," kata Ahmad.
Ahmad menambahkan, melalui karya tulis pemuda Indonesia di hari sumpah pemuda ini dapat diimplementasikan dan nantinya dapat berkolaborasi dengan penulisnya.
"Buku ini dijual seharga Rp49.000, dan nantinya sebanyak 50% dari hasil penjualan akan kami donasikan kepada Yayasan Kanker Indonesia," pungkasnya.(Antara)
Editor: Dedi
"Buku ini merupakan karya dari 29 penulis muda alumni Future Leader Summit (FLS) yang diluncurkan serentak di seluruh Indonesia," Kata Muhammad Zulkarnain Purba saat melakukan peluncuran dan bedah buku di Batam, Sabtu.
Future Leader Summit (FLS) merupakan sebuah program konferensi paralel kepemudaan berskala nasional. Program ini telah sukses digelar di Semarang Jawa Tengah, pada 09-10 September 2017.
Zulkarnain mengungkapkan, dalam proses pembuatan karya buku ini dirinya harus bersaing dengan 25.512 orang pendaftar di Future Leader Summit 2017 (FLS), hingga akhirnya dari jumlah tersebut terseleksi 29 Peserta yang mendapatkan kesempatan untuk menulis kisah inspiratif dari daerah asal.
"Alhamdulillah, dua dari perwakilan delegasi Batam lolos seleksi. Dimana melalui buku antologi atau kumpulan karya inspiratif pemuda memiliki dua kategori, yaitu Ide Baik dan Solusi Kongkrit," kata dia.
Dalam karya tulisnya, Zulkarnain mencoba menyampaikan pesan bagaimana cara mengubah sampah menjadi rupiah, sebagai wujud nyata pemuda untuk bangsa.
Sementara Ahmad Syaifudin dalam karya tulisnya mengambil tema Natu Nugget Food, sadarkan gaya hidup sehat masyarakat.
"Melalui tulisan ini saya mencoba menyadarkan masyarakat akan gaya hidup sehat melalui makanan dan bergabung bersama komunitas," kata Ahmad.
Ahmad menambahkan, melalui karya tulis pemuda Indonesia di hari sumpah pemuda ini dapat diimplementasikan dan nantinya dapat berkolaborasi dengan penulisnya.
"Buku ini dijual seharga Rp49.000, dan nantinya sebanyak 50% dari hasil penjualan akan kami donasikan kepada Yayasan Kanker Indonesia," pungkasnya.(Antara)
Editor: Dedi
Pewarta : Danna Tampi
Editor : Kepulauan Riau
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko Yusril ajak generasi muda jaga warisan Melayu di Tabligh Akbar Sumpah Pemuda Lingga
28 October 2025 15:44 WIB
Pemkab Natuna ingatkan pentingnya pendidikan bagi masa depan kemajuan bangsa
28 October 2025 14:33 WIB
Wali Kota Lis dorong generasi muda tetap patriotik dan tangguh di Hari Sumpah Pemuda
28 October 2025 13:12 WIB
Dito Ariotedjo sampaikan terima kasih usai diberhentikan dari jabatan Menpora
08 September 2025 16:20 WIB