Tanjungpinang (Antara) - Pelaku usaha kelong apung (rumah terapung dilengkapi mesin kapal jaring) wisata di pesisir Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, terpaksa tidak beroperasi selama musim angin utara karena gelombang tinggi, dan angin kuat.
Jumardi, salah seorang pemilik kelong apung di Desa Teluk Bakau, Bintan, Minggu, mengatakan selama musim angin utara tidak berani membawa wisatawan memancing di atas kelong apung karena berisiko.
"Kami juga tidak menjaring ikan teri dan cumi selama musim angin utara," ujarnya.
Jumardi mengemukakan banyak wisatawan lokal dan wisman yang bertanya kapan mulai mengoperasikan kelong wisata. Kemungkinan ia baru mulai melaut pada Maret atau April 2018. (baca juga: Limbah target="_blank">) "Ada juga tempat wisata yang membuat kelong apung dari fiber. Pengusaha menyewakan kelong apung itu kepada wisatawan," ujarnya. (Antara) Editor: Rusdianto