DPT Pilkada Tanjungpinang 141.777 orang
Sabtu, 21 April 2018 12:13 WIB
Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Komisi Pemilihan Umum Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pilkada 2018 sebanyak 141.777 orang.
"Tadi malam DPT sudah ditetapkan, tetapi masih membuka kesempatan kepada warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih menggunakan hak suara dengan membawa e-KTP atau surat keterangan pengganti sementara e-KTP, tidak masuk DPT," kata Robby di Tanjungpinang, Sabtu.
DPT Tanjungpinang tidak dapat diubah. Data tersebut akan dijadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019.
Semula, KPU Tanjungpinang menjadwalkan rapat pleno penetapan DPT Tanjungpinang pada Kamis (19/4) pukul 13.00 WIB, kemudian diundur hingga pukul 19.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, KPU Tanjungpinang menemukan daftar nama potensi pemilih pada pilkada yang belum masuk dalam DPS. Sementara KPU Tanjungpinang sudah menetapkan DPS hasil perbaikan sehari sebelumnya sebanyak 141.509 orang.
"Ada yang tercecer dalam sistem, kemudian ditemukan. Kami sudah masukkan nama-namanya sekitar 200 orang," tegasnya.
Robby mengemukakan sebelum nama-nama tersebut masuk dalam DPT, pihak KPU Tanjungpinang berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Tanjungpinang untuk memastikan apakah mereka sudah merekam e-KTP dan memiliki NIK.
"Ternyata sudah ada, jadi kami masukkan dalam DPT," ujarnya.
Robby mengemukakan tidak ada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang mengajukan nama-nama baru pemilih sebelum DPT ditetapkan. Jika saat itu ada, disertai dengan bukti, maka akan dimasukkan dalam DPT.
"Penetapan DPT ini melalui proses yang panjang, diteliti oleh pihak-pihak yang berkompeten agar tidak salah," katanya.
Robby mengimbau seluruh pemilih menggunakan hak suaranya pada Pilkada Tanjungpinang 27 Juni 2018.
"Tadi malam DPT sudah ditetapkan, tetapi masih membuka kesempatan kepada warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih menggunakan hak suara dengan membawa e-KTP atau surat keterangan pengganti sementara e-KTP, tidak masuk DPT," kata Robby di Tanjungpinang, Sabtu.
DPT Tanjungpinang tidak dapat diubah. Data tersebut akan dijadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu 2019.
Semula, KPU Tanjungpinang menjadwalkan rapat pleno penetapan DPT Tanjungpinang pada Kamis (19/4) pukul 13.00 WIB, kemudian diundur hingga pukul 19.00 WIB. Dalam rentang waktu itu, KPU Tanjungpinang menemukan daftar nama potensi pemilih pada pilkada yang belum masuk dalam DPS. Sementara KPU Tanjungpinang sudah menetapkan DPS hasil perbaikan sehari sebelumnya sebanyak 141.509 orang.
"Ada yang tercecer dalam sistem, kemudian ditemukan. Kami sudah masukkan nama-namanya sekitar 200 orang," tegasnya.
Robby mengemukakan sebelum nama-nama tersebut masuk dalam DPT, pihak KPU Tanjungpinang berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan Tanjungpinang untuk memastikan apakah mereka sudah merekam e-KTP dan memiliki NIK.
"Ternyata sudah ada, jadi kami masukkan dalam DPT," ujarnya.
Robby mengemukakan tidak ada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang mengajukan nama-nama baru pemilih sebelum DPT ditetapkan. Jika saat itu ada, disertai dengan bukti, maka akan dimasukkan dalam DPT.
"Penetapan DPT ini melalui proses yang panjang, diteliti oleh pihak-pihak yang berkompeten agar tidak salah," katanya.
Robby mengimbau seluruh pemilih menggunakan hak suaranya pada Pilkada Tanjungpinang 27 Juni 2018.
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KPU Kepri pastikan penghuni lapas dan rutan bisa menggunakan hak pilih
11 November 2024 16:51 WIB, 2024
Rutan Kelas I Tanjungpinang catat 162 warga binaan masuk DPT pilkada 2024
08 November 2024 6:01 WIB, 2024
KPU Karimun: Giat sosialisasi krusial karena terdapat 40 persen pemilih pemula
05 October 2024 9:59 WIB, 2024
445 warga binaan Lapas Batam-Kepri terdaftar dalam DPT Pilkada 2024
23 September 2024 7:20 WIB, 2024
Bawaslu Kepri masih temukan pemilih meninggal masuk ke DPT Pillkada 2024
23 September 2024 6:30 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Malaysia sampaikan simpati atas erupsi gunung dan kabut asap di Indonesia
07 September 2026 14:53 WIB
Menteri Luar Negeri Singapura berkunjung ke Batam perkuat kerjasama bilateral
03 September 2026 11:14 WIB