Kemenpora cari 600 pemuda penyuluh bahaya narkoba
Selasa, 24 April 2018 6:39 WIB
Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Deputi 1 Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Arifin Majid saat menyampaikan penyuluhan bahaya narkoba bagi generasi muda di Tanjungpinang. (Antaranews Kepri/Aji Anugraha)
Tanjungpinang (Antaranews Kepri) - Kementerian Pemuda dan Olahraga mencari 600 pemuda untuk dijadikan penyuluh bahaya narkotika dan obat-obat berbahaya.
Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Deputi 1 Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Arifin Majid, di Tanjungpinang, Senin mengatakan 600 pemuda penyuluh bahaya narkoba tersebut akan dikaderisasi terlebih dahulu sebelum ditempatkan di daerah-daerah.
Baca juga: Polisi kerahkan pemuda berantas narkoba
Para pemuda itu akan dikaderisasi Kemenpora untuk menjadi pemuda inti penyuluh narkoba nasional.
"Setelah dikader, mereka diharapkan dapat menjadi pemuda antinarkoba dan menyebar ke seluruh Indonesia. Dan kami juga harapkan mereka dapat menggaet lagi 10 orang pemuda yang akan dijadikan pemuda inti antinarkoba," katanya usai menghadiri kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba bagi Pemuda yang digelar Dispora Tanjungpinang, di Hotel Comforta.
Saat ini, program tersebut tengah direncanakan Kemenpora yang berkoordinasi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga di setiap pemerintahan daerah di Indonesia.
"Nanti sistem perekrutannya dari setiap pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota. Programnya tahun ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Tanjungpinang Ari Sunandar mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ini, ia mengharapkan agar Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya Dispora bisa menjalankan komunitas anti narkoba yang ada di setiap kecamatan.
Menurut Arie, dengan gencar terus menyosialisasikan bahaya narkoba di kalangan pemuda, dapat memudahkan langkah untuk menjauhi narkoba. Nantinya, kata Arie, KNPI akan terus bekerja sama dengan "stakeholder" terkait, seperti BNN Dispora dan Polres Tanjungpinang untuk menjaga para pemuda di kota itu dari penyalahgunaan Narkoba.
"Kami harapkan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda seperti kali ini tidak hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu saja namun, setiap waktunya kegiatan seperti ini dapat berjalan demi terwujudnya pemuda yang bersih dan anti dengan barang haram tersebut," ujarnya.
Asisten Deputi Peningkatan Wawasan Pemuda Deputi 1 Pemberdayaan Pemuda Kemenpora RI, Arifin Majid, di Tanjungpinang, Senin mengatakan 600 pemuda penyuluh bahaya narkoba tersebut akan dikaderisasi terlebih dahulu sebelum ditempatkan di daerah-daerah.
Baca juga: Polisi kerahkan pemuda berantas narkoba
Para pemuda itu akan dikaderisasi Kemenpora untuk menjadi pemuda inti penyuluh narkoba nasional.
"Setelah dikader, mereka diharapkan dapat menjadi pemuda antinarkoba dan menyebar ke seluruh Indonesia. Dan kami juga harapkan mereka dapat menggaet lagi 10 orang pemuda yang akan dijadikan pemuda inti antinarkoba," katanya usai menghadiri kegiatan penyuluhan bahaya Narkoba bagi Pemuda yang digelar Dispora Tanjungpinang, di Hotel Comforta.
Saat ini, program tersebut tengah direncanakan Kemenpora yang berkoordinasi dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga di setiap pemerintahan daerah di Indonesia.
"Nanti sistem perekrutannya dari setiap pemerintah daerah provinsi dan kabupaten kota. Programnya tahun ini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KNPI Tanjungpinang Ari Sunandar mengungkapkan, dengan adanya kegiatan ini, ia mengharapkan agar Pemerintah Kota Tanjungpinang, khususnya Dispora bisa menjalankan komunitas anti narkoba yang ada di setiap kecamatan.
Menurut Arie, dengan gencar terus menyosialisasikan bahaya narkoba di kalangan pemuda, dapat memudahkan langkah untuk menjauhi narkoba. Nantinya, kata Arie, KNPI akan terus bekerja sama dengan "stakeholder" terkait, seperti BNN Dispora dan Polres Tanjungpinang untuk menjaga para pemuda di kota itu dari penyalahgunaan Narkoba.
"Kami harapkan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda seperti kali ini tidak hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu saja namun, setiap waktunya kegiatan seperti ini dapat berjalan demi terwujudnya pemuda yang bersih dan anti dengan barang haram tersebut," ujarnya.
Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Poltekkes Tanjungpinang edukasi kesehatan reproduksi kepada siswa SMPN14 Madong
04 November 2025 15:32 WIB
Polresta Barelang bangun sinergi dengan dunia pendidikan guna cegah narkoba
05 October 2025 11:24 WIB
Kemenko Polkam perkuat literasi digital guna mencegah judi online di Kepri
10 September 2025 7:12 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Pemkab Natuna gelar pasar murah stabilkan harga sembako menjelang hari keagamaan
14 February 2026 14:11 WIB