Asap kiriman Kalbar ke perbatasan Kepri
Sabtu, 25 Agustus 2018 21:12 WIB
Kabut asap mulai merambah ke Kecamatan Tambelan. Kabut asap di Tambelan sebagai daerah perbatasan Kepri diduga berasal dari titik api Kalimantan Barat. (Antara News Kepri/Nurjali)
Bintan (Antaranews Kepri) - Kabut asap yang diduga berasal dari titik api (hotspot) di Kalimantan Barat mulai merambah ke perbatasan Kepulauan Riau, yakni Tambelan, Kabupaten Bintan, dan Subi,Kabupaten Natuna.
"Baru hari ini nampak sedikit kabut, tapi pandangan masih jelas," kata seorang warga, Laila Boangmanalu di Tambelan, Sabtu.
Sementara itu, warga Pulau Panjang, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Deni Aprimansyah mengaku kabut asap terasa begitu pekat dua hari lalu.
"Subi kena parah 2 hari yang lalu. Sekarang udah mendingan," ujar Deni dari Subi, Kabupaten Natuna.
Di wawancara terpisah, Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Ardhito memaparkan bahwa kabut asap yang menjalar ke perbatasan Kepulauan Riau kemungkinan berasal dari hotspot (titik api) di Kalimantan Barat.
"Arah angin saat ini memang bertiup dari Kalimantan Ke Kepri, jadi kabut asap yang masuk ke Tambelan kemungkinan dari Kalimantan," kata Ardhito.
Dia mengungkapkan berdasarkan data satelit Tera Aqua (25/8) terpantau 88 titik hotspot di Kalimantan bagian Barat.
Lanjut dia, berdasarkan proyektori asap (24/8) pukul 16:40 WIB, menunjukkan terdapat asap di sejumlah kabupaten kota di Kalimantan Barat yang diperkirakan bergerak ke arah Utara dan Barat Laut dari titik hotspot.
"Artinya, angin dari Kalimantan memang geraknya ke Tambelan," tegasnya.
"Baru hari ini nampak sedikit kabut, tapi pandangan masih jelas," kata seorang warga, Laila Boangmanalu di Tambelan, Sabtu.
Sementara itu, warga Pulau Panjang, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, Deni Aprimansyah mengaku kabut asap terasa begitu pekat dua hari lalu.
"Subi kena parah 2 hari yang lalu. Sekarang udah mendingan," ujar Deni dari Subi, Kabupaten Natuna.
Di wawancara terpisah, Prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Ardhito memaparkan bahwa kabut asap yang menjalar ke perbatasan Kepulauan Riau kemungkinan berasal dari hotspot (titik api) di Kalimantan Barat.
"Arah angin saat ini memang bertiup dari Kalimantan Ke Kepri, jadi kabut asap yang masuk ke Tambelan kemungkinan dari Kalimantan," kata Ardhito.
Dia mengungkapkan berdasarkan data satelit Tera Aqua (25/8) terpantau 88 titik hotspot di Kalimantan bagian Barat.
Lanjut dia, berdasarkan proyektori asap (24/8) pukul 16:40 WIB, menunjukkan terdapat asap di sejumlah kabupaten kota di Kalimantan Barat yang diperkirakan bergerak ke arah Utara dan Barat Laut dari titik hotspot.
"Artinya, angin dari Kalimantan memang geraknya ke Tambelan," tegasnya.
Pewarta : Saud MC Kashmir
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Kepri siapkan skema pengaturan kerja aparatur jika kabut asap memburuk
11 October 2023 13:14 WIB, 2023
Dinkes Batam catat sebanyak 497 kasus orang terkena ISPA pada 9 Oktober
10 October 2023 17:27 WIB, 2023
Manajemen Bandara Batam: Tidak ada gangguan penerbangan akibat karhutla
09 October 2023 17:05 WIB, 2023
Kadinkes Kepri: Belum ada laporan tentang kasus ISPA akibat kabut asap
09 October 2023 14:16 WIB, 2023
BMKG Hang Nadim Batam: Jarak pandang akibat kabut asap di Batam berangsur normal
09 October 2023 11:54 WIB, 2023