Siswa TK hingga pegawai berlomba galang dana
Kamis, 4 Oktober 2018 19:57 WIB
Pelajar TK Pembina di Daiklingga saat turun ke jalan menggalang dana untuk korban gempa dan stunami di Sulawesi Tengah, Kamis (4/10) (Antaranews Kepri/Nurjali)
Lingga (Antaranews Kepri) - Para pelajar taman kanak-kanak (TK) Pembina Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau hingga jajaran pegawai pemerintah, instansi serta ormas, OKP berlomba turun ke lapangan menggalang dana untuk korban gempa dan tsunami di Sigi, Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Mereka juga peduli dengan korban gempa dan tsunami, dan ingin mewujudkannya dengan turun langsung ke lapangan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah saat ini," kata Kepala Sekolah TK Pembina Daiklingga Nonisetiawati, kepada Antara, Kamis.
Penggalangan dana dilakukan anak-anak TK di beberapa titik jalan utama di Daiklingga. Para pengguna jalan begitu antusias dan simpati melihat aksi anak-anak TK ini, sehingga rupiah demi rupiah mulai terkumpul di dalam kotak kardus yang dibawa oleh anak-anak TK Pembina.
Selain anak-anak TK Pembina, beberapa ormas kepemudaan dan LSM di Daiklingga dan Dabosingkep juga melakukan penggalangan dana.
Selain itu, pada hari ini Koramil Daiklingga bersama dengan jajaran Polsek Daiklingga, dan beberapa instansi pemerintah lainnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana dan Satpol PP di Kabupaten Lingga juga melakukan aksi serupa.
"Kalau kita dari Koramil sesuai instruksi Dandim dan yang kita dapatkan hari ini akan kita berikan ke Pos di Tanjungpinang, atau jika terlalu banyak akan kita kirimkan melalui rekening pusat atau melalui Pos," jelas Komandan Rayon Militer Daiklingga Kapten (Inf) T. Telaumbanua.
Aksi sosial sejumlah masyarakat ormas kepemudaan dan instansi pemerintah ini, sudah dimulai sejak Rabu (3/10) kemarin.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga Juramadi Esram mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui OPD-OPD yang ada juga telah melakukan penggalangan dana di internal maupun turun kejalan, hal ini sesuai dengan instruksi dari Gubernur Kepri untuk turut serta memberikan sumbangan dalam bentuk uang tunai maupun benda-benda layak pakai untuk korban bencana di Sigi, Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Kalau dari Pemkab nanti akan diakomodir oleh BPBD, kalau di lapangan kita sudah turunkan Tagana untuk melakukan penggalangan dana," sebutnya. (Antara)
"Mereka juga peduli dengan korban gempa dan tsunami, dan ingin mewujudkannya dengan turun langsung ke lapangan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah saat ini," kata Kepala Sekolah TK Pembina Daiklingga Nonisetiawati, kepada Antara, Kamis.
Penggalangan dana dilakukan anak-anak TK di beberapa titik jalan utama di Daiklingga. Para pengguna jalan begitu antusias dan simpati melihat aksi anak-anak TK ini, sehingga rupiah demi rupiah mulai terkumpul di dalam kotak kardus yang dibawa oleh anak-anak TK Pembina.
Selain anak-anak TK Pembina, beberapa ormas kepemudaan dan LSM di Daiklingga dan Dabosingkep juga melakukan penggalangan dana.
Selain itu, pada hari ini Koramil Daiklingga bersama dengan jajaran Polsek Daiklingga, dan beberapa instansi pemerintah lainnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana dan Satpol PP di Kabupaten Lingga juga melakukan aksi serupa.
"Kalau kita dari Koramil sesuai instruksi Dandim dan yang kita dapatkan hari ini akan kita berikan ke Pos di Tanjungpinang, atau jika terlalu banyak akan kita kirimkan melalui rekening pusat atau melalui Pos," jelas Komandan Rayon Militer Daiklingga Kapten (Inf) T. Telaumbanua.
Aksi sosial sejumlah masyarakat ormas kepemudaan dan instansi pemerintah ini, sudah dimulai sejak Rabu (3/10) kemarin.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lingga Juramadi Esram mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lingga melalui OPD-OPD yang ada juga telah melakukan penggalangan dana di internal maupun turun kejalan, hal ini sesuai dengan instruksi dari Gubernur Kepri untuk turut serta memberikan sumbangan dalam bentuk uang tunai maupun benda-benda layak pakai untuk korban bencana di Sigi, Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
"Kalau dari Pemkab nanti akan diakomodir oleh BPBD, kalau di lapangan kita sudah turunkan Tagana untuk melakukan penggalangan dana," sebutnya. (Antara)
Pewarta : Nurjali
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang bayar klaim Rp346,8 miliar untuk 41 ribu kasus
06 November 2025 17:00 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Batam akselerasi penambahan kepesertaan pekerja informal
06 November 2025 13:48 WIB
BPJS-TK Batam luncurkan Program Return to Work untuk pascakecelakaan kerja
19 October 2025 14:00 WIB
BPJS TK Batam Sekupang libatkan agen Perisai, jangkau kepesertaan pekerja informal
01 October 2025 14:21 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Polres Lingga gelar pelatihan penjamah makanan bagi relawan SPPG optimalkan MBG
28 January 2026 9:13 WIB