420 orang mendaftar pengawas TPS Karimun
Kamis, 14 Februari 2019 3:02 WIB
Komisioner Banwaslu Karimun Tiuridah Silitonga (Antaranews Kepri/Rusdianto)
Karimun (ANTARANews Kepri) - Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Karimun Kepulauan Riau menyebutkan baru 420 orang mendaftar sebagai Pengawas TPS untuk Pemilu 17 April 2019, padahal jumlah yang dibutuhkan mencapai 780 orang.
"Baru 420 orang yang mendaftar, mereka mendaftar di 10 dari 12 kecamatan," kata Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Tiuridah mengatakan, masih ada waktu sampai 21 Februari 2019 bagi warga yang ingin mendaftar sebagai Pengawas TPS (PTPS).
Jumlah PTPS yang dibutuhkan sesuai dengan jumlah TPS yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Karimun, yaitu 780 TPS.
"Jadi, setiap TPS ada satu pengawas," kata dia.
PTPS, kata dia, berstatus tenaga honor yang akan bekerja selama satu bulan dan mendapatkan honor dari Bawaslu pusat.
PTPS, jelas dia, akan bertugas mengawasi logistik, mulai dari pendistribusian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga TPS yang dimulai pada H-23 hingga H+7 pemungutan suara.
"Dan terpenting, PTPS bertugas mengawasi pelaksanaan pemungutan suara hingga penghitungan surat suara.
Persyaratan mendaftar sebagai PTPS, menurut dia, tidak rumit, yaitu hanya melampirkan ijazah minimal tamatan SMA sederajat dan usia minimal 25 tahun namun diutamakan yang sudah berpengalaman dalam bidang pemilu.
"Kalau kuota yang dibutuhkan belum cukup, maka masa pendaftaran kemungkinan akan kita perpanjang," katanya.
Sementara itu, terkait 420 orang yang telah mendaftar, Tiuridah mengatakan mereka berasal dari Kecamatan Belat sebanyak 10 orang dari kebutuhan sebanyak 25 orang, Kecamatan Buru sebanyak 20 orang dari kebutuhan sebanyak 34 orang, Karimun sebanyak 58 orang dari kebutuhan 151 orang.
Kemudian untuk Kecamatan Kundur sebanyak 44 dari kebutuhan sebanyak 99 orang, Kundur Utara 40 orang dari kebutuhan 43 orang, Meral 22 orang dari kebutuhan 130 orang, Meral Barat sebanyak 59 orang, berlebih dari kebutuhan sebanyak 42 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Moro 66 orang dan sudah memenuhi kebutuhan, Tebing sebanyak 84 orang dari kebutuhan 85 orang, dan Kecamatan Ungar sebanyak 17 orang dari kebutuhan sebanyak 19 orang.
"Sedangkan untuk Kecamatan Durai dan Kundur Barat masih kosong, belum ada yang mendaftar. Tapi kita optimistis akan terpenuhi," kata dia.
Dia mengatakan kuota setiap kecamatan rata-rata sudah terpenuhi sebesar 50 persen, kecuali Durai dan Kundur Barat yang masih kosong.
Baca juga: Bawaslu Kepri rekrut 5.457 PTPS
Baca juga: Bawaslu Batam rekrut 2.957 pengawas TPS
Baca juga: Bawaslu Tanjungpinang rekrut pengawas TPS
"Baru 420 orang yang mendaftar, mereka mendaftar di 10 dari 12 kecamatan," kata Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga di Tanjung Balai Karimun, Rabu.
Tiuridah mengatakan, masih ada waktu sampai 21 Februari 2019 bagi warga yang ingin mendaftar sebagai Pengawas TPS (PTPS).
Jumlah PTPS yang dibutuhkan sesuai dengan jumlah TPS yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Karimun, yaitu 780 TPS.
"Jadi, setiap TPS ada satu pengawas," kata dia.
PTPS, kata dia, berstatus tenaga honor yang akan bekerja selama satu bulan dan mendapatkan honor dari Bawaslu pusat.
PTPS, jelas dia, akan bertugas mengawasi logistik, mulai dari pendistribusian dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga TPS yang dimulai pada H-23 hingga H+7 pemungutan suara.
"Dan terpenting, PTPS bertugas mengawasi pelaksanaan pemungutan suara hingga penghitungan surat suara.
Persyaratan mendaftar sebagai PTPS, menurut dia, tidak rumit, yaitu hanya melampirkan ijazah minimal tamatan SMA sederajat dan usia minimal 25 tahun namun diutamakan yang sudah berpengalaman dalam bidang pemilu.
"Kalau kuota yang dibutuhkan belum cukup, maka masa pendaftaran kemungkinan akan kita perpanjang," katanya.
Sementara itu, terkait 420 orang yang telah mendaftar, Tiuridah mengatakan mereka berasal dari Kecamatan Belat sebanyak 10 orang dari kebutuhan sebanyak 25 orang, Kecamatan Buru sebanyak 20 orang dari kebutuhan sebanyak 34 orang, Karimun sebanyak 58 orang dari kebutuhan 151 orang.
Kemudian untuk Kecamatan Kundur sebanyak 44 dari kebutuhan sebanyak 99 orang, Kundur Utara 40 orang dari kebutuhan 43 orang, Meral 22 orang dari kebutuhan 130 orang, Meral Barat sebanyak 59 orang, berlebih dari kebutuhan sebanyak 42 orang.
Selanjutnya, Kecamatan Moro 66 orang dan sudah memenuhi kebutuhan, Tebing sebanyak 84 orang dari kebutuhan 85 orang, dan Kecamatan Ungar sebanyak 17 orang dari kebutuhan sebanyak 19 orang.
"Sedangkan untuk Kecamatan Durai dan Kundur Barat masih kosong, belum ada yang mendaftar. Tapi kita optimistis akan terpenuhi," kata dia.
Dia mengatakan kuota setiap kecamatan rata-rata sudah terpenuhi sebesar 50 persen, kecuali Durai dan Kundur Barat yang masih kosong.
Baca juga: Bawaslu Kepri rekrut 5.457 PTPS
Baca juga: Bawaslu Batam rekrut 2.957 pengawas TPS
Baca juga: Bawaslu Tanjungpinang rekrut pengawas TPS
Pewarta : Rusdianto
Editor : Kabiro kepri
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Batam siapkan strategi tata kelola sampah seiring bertambah volume
18 November 2025 14:10 WIB
BPJS Ketenagakerjaan salurkan santunan ke anggota TPS yang meninggal
05 December 2024 14:17 WIB, 2024
Polresta Barelang gunakan kapal pancung kawal kotak suara dari TPS ke PPK Belakangpadang
29 November 2024 8:30 WIB, 2024
Bawaslu Tanjungpinang rekomendasikan satu TPS lakukan pemungutan suara ulang
29 November 2024 7:29 WIB, 2024
Lanud RSA Natuna kerahkan pasukan PHH pastikan Pilkada lancar dan aman
27 November 2024 17:01 WIB, 2024
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
TNI AU tambah 58 personel ke Natuna perkuat pangkalan udara di wilayah perbatasan
26 January 2026 14:56 WIB
LKBN ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 January 2026 16:09 WIB
Trump 'murka' ancam tarif 200 persen jika Marcon tak jadi Dewan Perdamaian Gaza
20 January 2026 14:30 WIB