Kepri targetkan peningkatan waktu kunjung wisatawan mancanegara
Sabtu, 21 Desember 2019 18:31 WIB
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Boeralimar. ANTARA/Naim
Batam (ANTARA) - Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau menargetkan dapat meningkatkan waktu kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai daerah di kota itu, dari rata-rata 2,1 hari menjadi sedikitnya 3 hari.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Boeralimar di Batam, Sabtu, menyatakan peningkatan waktu tinggal wisman dapat mendorong ekonomi masyarakat sekitar.
"Ini sesuai dengan harapan Kementerian Pariwisata, supaya pariwisata bisa meningkatkan devisa negara," katanya.
Dengan bertambahnya waktu tinggal, keterisian kamar hotel dapat bertambah, pendapatan restoran, transportasi dan industri penunjang pariwisata lainnya ikut bergairah.
Selama ini kata dia, masa tinggal wisman di Batam relatif singkat, karena kebanyakan wisman datang dari Singapura dan Malaysia, yang relatif dekat.
"Kunjungan turis non-Singapura ditingkatkan. Seperti dari India dan Korea," kata dia.
Untuk meningkatkan kunjungan wisman dari negara-negara lain, pemerintah berupaya menarik wisman yang berkunjung ke Singapura untuk melanjutkan perjalanan ke Batam dan daerah lain di Kepri.
Kementerian Pariwisata memanfaatkan visit Indonesia tourism officer (VITO) yang berada di Singapura untuk menarik wisman yang mengunjungi Negara Singa itu mengunjungi Kepri.
"Jadikan Singapura sebagai hub Batam. Wisatawan yang datang ke Singapura sampai15 juta, kalau sekian persen sampai ke Kepri, bagus," kata dia.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri Boeralimar di Batam, Sabtu, menyatakan peningkatan waktu tinggal wisman dapat mendorong ekonomi masyarakat sekitar.
"Ini sesuai dengan harapan Kementerian Pariwisata, supaya pariwisata bisa meningkatkan devisa negara," katanya.
Dengan bertambahnya waktu tinggal, keterisian kamar hotel dapat bertambah, pendapatan restoran, transportasi dan industri penunjang pariwisata lainnya ikut bergairah.
Selama ini kata dia, masa tinggal wisman di Batam relatif singkat, karena kebanyakan wisman datang dari Singapura dan Malaysia, yang relatif dekat.
"Kunjungan turis non-Singapura ditingkatkan. Seperti dari India dan Korea," kata dia.
Untuk meningkatkan kunjungan wisman dari negara-negara lain, pemerintah berupaya menarik wisman yang berkunjung ke Singapura untuk melanjutkan perjalanan ke Batam dan daerah lain di Kepri.
Kementerian Pariwisata memanfaatkan visit Indonesia tourism officer (VITO) yang berada di Singapura untuk menarik wisman yang mengunjungi Negara Singa itu mengunjungi Kepri.
"Jadikan Singapura sebagai hub Batam. Wisatawan yang datang ke Singapura sampai15 juta, kalau sekian persen sampai ke Kepri, bagus," kata dia.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor : Rusdianto Syafruddin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disdik Kepri anjurkan satuan pendidikan perbanyak tadarus selama bulan Ramadhan
14 February 2026 18:16 WIB
Terpopuler - Rasa Kepri
Lihat Juga
Komunitas The Speakers' Room cara seru latihan Bahasa Inggris pekerja di Batam
04 January 2026 7:26 WIB