Warga Karimun diimbau tidak panik tanggapi virus corona
Senin, 2 Maret 2020 20:10 WIB
Warga yang datang dari luar negeri saat tiba dipelabuhan internasional Harbourbay Batam mendapat penjelasan dari petugas perihal pengisian kartu kesehatan.Foto ANTARA/Evy R. Syamsir
Tanjung Balai Karimun (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengimbau warga masyarakat setempat untuk tidak panik dalam menanggapi masuknya virus corona di Indonesia.
"Jangan panik dan secara berlebihan menyikapi masalah ini. Yang penting dilakukan adalah meningkatkan pola hidup bersih dan meningkatkan daya tahan tubuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Rachmadi mengatakan, warga hendaknya meningkatkan pola hidup sehat dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, warga dia imbau agar memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas dari sehari, makan dengan gizi yang seimbang, perbanyak mengkonsumsi vitamin C seperti buah-buahan, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup.
"Kemudian, tidak bepergian ke negara terjangkit kalau tidak ada keperluana mendesak. Bila sakit dengan gejala Covid-19, segera berobat ke fasilitas kesehatan," katanya.
Baca juga: Dinkes Karimun koordinasi peningkatan kewaspadaan virus corona di pelabuhan
Gejala terjangkit virus corona, menurut dia, yakni mengalami demam, batuk atau pilek, sesak nafas dan sakit tenggorokan.
"Imbauan ini sebenarnya sudah disampaikan oleh Bupati beberapa waktu lalu. Saya hanya memperkuat dan mengingatkan kembali, agar warga tetap waspada," kata dia.
Rachmadi mengatakan sampai saat ini belum ada warga yang terinfeksi virus corona di Karimun, namun demikian semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan mengingat Karimun berbatasan langsung dengan negara terjangkit, seperti Singapura dan Malaysia.
Kemudian, kata dia, di Batam juga sudah ada laporan seorang WN Singapura terjangkit virus yang belum ada obatnya tersebut.
"Kami juga sudah meminta kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk rapat kecil berkoordinasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap penumpang, tidak hanya di pelabuhan internasional, tetapi di pelabuhan domestik. Insya Allah, rapat dengan KKP kita gelar siang besok," ujar Rachmadi.
"Jangan panik dan secara berlebihan menyikapi masalah ini. Yang penting dilakukan adalah meningkatkan pola hidup bersih dan meningkatkan daya tahan tubuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi di Tanjung Balai Karimun, Senin.
Rachmadi mengatakan, warga hendaknya meningkatkan pola hidup sehat dengan rajin cuci tangan menggunakan sabun.
Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, warga dia imbau agar memperbanyak minum air putih minimal delapan gelas dari sehari, makan dengan gizi yang seimbang, perbanyak mengkonsumsi vitamin C seperti buah-buahan, rajin berolahraga dan istirahat yang cukup.
"Kemudian, tidak bepergian ke negara terjangkit kalau tidak ada keperluana mendesak. Bila sakit dengan gejala Covid-19, segera berobat ke fasilitas kesehatan," katanya.
Baca juga: Dinkes Karimun koordinasi peningkatan kewaspadaan virus corona di pelabuhan
Gejala terjangkit virus corona, menurut dia, yakni mengalami demam, batuk atau pilek, sesak nafas dan sakit tenggorokan.
"Imbauan ini sebenarnya sudah disampaikan oleh Bupati beberapa waktu lalu. Saya hanya memperkuat dan mengingatkan kembali, agar warga tetap waspada," kata dia.
Rachmadi mengatakan sampai saat ini belum ada warga yang terinfeksi virus corona di Karimun, namun demikian semua pihak perlu meningkatkan kewaspadaan mengingat Karimun berbatasan langsung dengan negara terjangkit, seperti Singapura dan Malaysia.
Kemudian, kata dia, di Batam juga sudah ada laporan seorang WN Singapura terjangkit virus yang belum ada obatnya tersebut.
"Kami juga sudah meminta kepada Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk rapat kecil berkoordinasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap penumpang, tidak hanya di pelabuhan internasional, tetapi di pelabuhan domestik. Insya Allah, rapat dengan KKP kita gelar siang besok," ujar Rachmadi.
Pewarta : Rusdianto
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Reisa minta keuarga pastikan lansia sehat sebelum akses vaksin booster kedua
12 December 2022 20:29 WIB, 2022
Pemkot Batam miliki stok vaksin COVID-19 penguat jenis Pfizer 1.596 dosis
14 November 2022 17:12 WIB, 2022
Satgas Penanganan COVID-19 Kepri minta pemerintah pusat tambah vaksin
22 September 2022 19:21 WIB, 2022
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Mandiri Bintan Marathon perkuat komitmen keberlanjutan lingkungan lewat tanam mangrove
09 May 2026 11:49 WIB