Seorang pasien COVID-19 klaster jamaah tablig meninggal dunia
Sabtu, 21 Maret 2020 6:59 WIB
Dirjen Kesehatan Malaysia Dr Noor Hisham Abdullah (tengah). Foto ANTARA/Agus Setiawan (1)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan satu orang pasien corona dari klaster jamaah tablig Masjid Seri Petaling Kuala Lumpur meninggal dunia.
" Pusat Tanggap dan Kesiapan Krisis (CPRC) Kebangsaan telah menerima laporan satu kematian pada jam 18.27 petang, menjadikan jumlah keseluruhan kematian corona sejauh ini tiga kasus," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Jumat.
Kasus ke-152 ini, ujar dia, merupakan lelaki warga negara Malaysia berumur 58 tahun dari klaster jamaah tablig.
"Beliau telah dimasukkan ke Hospital Tawau pada 9 Maret 2020 dengan mengalami gejala infeksi pernapasan akut parah. Beliau telah diberi bantuan mesin pernapasan dan dimasukkan ke kamar perawatan intensif pada hari yang sama," katanya.
Dia mengatakan kesehatan yang bersangkutan merosot hari demi hari dan meninggal dunia.
Kematian tersebut menjadikan pasien corona yang meninggal dunia di Malaysia tiga orang.
Sementara itu pada hari yang sama dalam siaran langsung melalui televisi, Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah mengajak rakyat supaya mematuhi Perintah Pengendalian Pergerakan (MCO) dalam usaha membatasi penularan wabah corona.
Sultan Abdullah juga menyarankan rakyat tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting.
"Saya juga meminta batalkan hasrat untuk balik kampung. Jangan berkumpul atau menghadiri sembarang aktivitas sosial di luar rumah," katanya.
Sultan Abdullah juga menasihati orang tua pengantin supaya menangguhkan majelis kenduri hingga keadaan berangsur pulih.
Dia menasihati rakyat jangan panik karena persediaan barang keperluan dijamin cukup oleh pemerintah.
"Rakyat juga jangan suka menyebar berita hoaks. Paling penting jaga kebersihan diri, kerap membasuh tangan, menggunakan ‘hand sanitizer’ dan pakai masker serta praktikkan jaga jarak sosial ," katanya.
" Pusat Tanggap dan Kesiapan Krisis (CPRC) Kebangsaan telah menerima laporan satu kematian pada jam 18.27 petang, menjadikan jumlah keseluruhan kematian corona sejauh ini tiga kasus," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Jumat.
Kasus ke-152 ini, ujar dia, merupakan lelaki warga negara Malaysia berumur 58 tahun dari klaster jamaah tablig.
"Beliau telah dimasukkan ke Hospital Tawau pada 9 Maret 2020 dengan mengalami gejala infeksi pernapasan akut parah. Beliau telah diberi bantuan mesin pernapasan dan dimasukkan ke kamar perawatan intensif pada hari yang sama," katanya.
Dia mengatakan kesehatan yang bersangkutan merosot hari demi hari dan meninggal dunia.
Kematian tersebut menjadikan pasien corona yang meninggal dunia di Malaysia tiga orang.
Sementara itu pada hari yang sama dalam siaran langsung melalui televisi, Raja Malaysia Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah mengajak rakyat supaya mematuhi Perintah Pengendalian Pergerakan (MCO) dalam usaha membatasi penularan wabah corona.
Sultan Abdullah juga menyarankan rakyat tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan penting.
"Saya juga meminta batalkan hasrat untuk balik kampung. Jangan berkumpul atau menghadiri sembarang aktivitas sosial di luar rumah," katanya.
Sultan Abdullah juga menasihati orang tua pengantin supaya menangguhkan majelis kenduri hingga keadaan berangsur pulih.
Dia menasihati rakyat jangan panik karena persediaan barang keperluan dijamin cukup oleh pemerintah.
"Rakyat juga jangan suka menyebar berita hoaks. Paling penting jaga kebersihan diri, kerap membasuh tangan, menggunakan ‘hand sanitizer’ dan pakai masker serta praktikkan jaga jarak sosial ," katanya.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenhaj Batam pastikan pemberangkatan jamaah umrah tetap berjalan sesuai jadwal
04 March 2026 13:45 WIB
Kemenhaj Batam laporkan 636 jamaah haji masuk ke kloter 1, 2 dan 25 tahun ini
25 February 2026 10:18 WIB
Embarkasi Batam berangkatkan 11.351 calon haji mulai April mendatang, ini rinciannya
21 February 2026 10:34 WIB
Pemerintah ekspor 2.280 ton beras untuk kebutuhan jamaah haji ke Arab Saudi
09 February 2026 14:28 WIB
Kemenhaj Batam imbau jamaah calon haji ikuti manasik dengan sungguh-sungguh
30 January 2026 14:11 WIB
Terpopuler - Jagat
Lihat Juga
Pelatih Real Madrid Arbeloa tegaskan Spanyol tidak rasis setelah insiden Islamofobia
03 April 2026 18:31 WIB
Polres Natuna salurkan bantuan 8.000 liter air bersih ke warga terdampak kemarau
02 April 2026 11:23 WIB
Pentagon konfirmasi insiden F-35 darat darurat setelah misi tempur di atas wilayah Iran.
20 March 2026 9:03 WIB